KLAUSANEWS,Bontang – Puluhan calon penumpang Kapal Motor (KM) Egon asal Kutai Timur (Kutim) dari pelabuhan Lok Tuan menuju pelabuhan Awerange Kabupaten Barru, gagal berangkat, karena akses jalan di Sanggatta terganggu akibat banjir.
Menurut informasi yg di dapat, salah satu penyalur tiket kapal di Pelabuhan Lok Tuan ada 10 orang calon penumpangnya berasal dari Bengalon yang gagal berangkat, di karenakan akses keluar masuk Sangatta terputus.
“Kalau dari tiket yang saya jual, ada 10 orang dari Bengalon yang gagal berangkat. Karena nggak bisa lewat,” ucapnya saat dihubungi via telepon, Rabu 23 Maret 2022.
Menurut perkiraan jumlah penumpang yang gagal berangkat jauh lebih besar dari pada yang ia ketahui, pasalnya penumpang dari Kabupaten Berau ataupun daerah lain di Kutim ia rasa cukup besar dan semuanya tidak bisa lewat.
“Infonya dari teman – teman lain si banyak, tapi jumlah pastinya saya belum tau,” ungkapnya.
Syarifuddin selaku penanggung jawab tiket pelni mengaku tidak mengetahui pasti berapa jumlah calon penumpang yang gagal berangkat dari Pelabuhan Lok Tuan.
“Kalau dari kami hanya ada 4 orang yang membatalkan tiket keberangkatannya, karena penjualan tiket bukan hanya dari kami. Yang jelas dari Pelni hanya ada 4 orang,” pungkasnya
Syarifuddin menjelaskan tentang pergantian tiket, dalam aturan yang ditetapkan Pelni penggantian tiket hanya bisa dilakukan setelah dibatalkan maksimal 1 jam sebelum keberangkatan.
“Tapi kalau tidak ada konfirmasi kita anggap hangus, itu sudah aturannya dan jelas tertera dibelakang tiket,” pungkasnya. (*)
Editor : Redaksi

