KLAUSANEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti adanya lonjakan saat mudik lebaran 2022 nanti. Merespons wanti-wanti Jokowi, polisi melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi masalah-masalah arus mudik nanti.
Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi menjelaskan bahwa salah satu langkah antisipatifnya adalah melakukan survei ke sejumlah instansi terkait. Lalu, polisi juga mempersiapkan skenario-skenario arus mudik.
“Persiapan yang sudah kita lakukan adalah melaksanakan survei bersama instansi terkait baik di ruas jalan tol maupun arteri dan pelabuhan Merak, melaksanakan rapat koordinasi dengan stakeholder lainnya, melaksanakan kegiatan gladi resik TFG (tactical floor game) terkait cara bertindak akan akan dilakukan dan persiapan untuk pelaksanaan rapat koordinasi lintas sektoral,” kata Eddy saat dikonfirmasi, Jumat (8/4/2022).
Eddy mengatakan pihaknya juga akan melakukan pengamanan di ruas jalur tol serta kawasan wisata. Selain itu, pengamanan juga bakal dipersiapkan di segala situasi, salah satunya saat adanya kemacetan.
“Pengamanan jalur kita laksanakan di ruas jalur tol, arteri/nasional dan kawasan wisata. Pengamanan kita siapkan pada situasi normal, padat, macet, dan emergency,” katanya.
Sementara, untuk skenario jalan tol, polisi juga bakal menerapkan pengalihan arus hingga penerapan satu arah (one way). Hal itu guna mengurai adanya kemacetan.
“Skenario yang sudah disiapkan melalui manajemen kapasitas dan prioritas dengan cara bertindak untuk di tol: pengalihan arus keluar tol, buka tutup gate tol, contra flow, one way, pengaturan daerah rawan macet dengan menurunkan tim urai serta menyiapkan kontingen di bila ada hal bersifat emergency,” ujarnya.
Lebih lanjut, polisi juga bakal menerapkan ganjil genap di ruas jalan arteri maupun kawasan wisata. Kemudian juga ada pengalihan arus, maupun patroli.
“Untuk cara bertindak di ruas jalan arteri/ kawasan wisata dan tempat berkumpulnya masyarakat: rekayasa lantas (ganjil genap, buka tutup, alih arus, pengaturan parkir dan one way sepenggal), pengaturan, patroli, pengaturan daerah rawan macet oleh tim urai,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti jajarannya soal mudik Lebaran 2022 bisa di luar prediksi. Jokowi meminta mudik Lebaran 2022 dipersiapkan secara matang.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna sebagaimana tayangan videonya diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4). Jokowi meminta kemacetan saat mudik diantisipasi.
“Hati-hati arus mudik ini bisa di luar perkiraan kita. Oleh sebab itu semua, Kapolri dibantu TNI, Menteri Perhubungan yang dikoordinasi Pak Menko, betul-betul menyiapkan ini jangan sampai keliru mempersiapkan jalur mudik yang baik dan bisa meminimalisir kemacetan dan penumpukan arus mudik dan arus balik nantinya. Harus mulai dihitung betul,” kata Jokowi.
Jokowi menangkap sinyal bahwa banyak masyarakat yang ingin mudik pada tahun ini. Karena itu, kata Jokowi, persiapan harus benar-benar dilakukan secara ekstra.
“Ini bisa, kalau yang saya tangkap di bawah, ini semuanya mau mudik semua. Jadi persiapannya juga harus ekstra,” ujar Jokowi. (Detik)
Editor : Redaksi

