KLAUSANEWS – Kapal penumpang KM Binaiya memberangkatkan 1.170 penumpang pada jadwal pelayaran terakhir, Jumat sore (22/4/2022) dari pelabuhan Lok Tuan menuju
Awerange – Makassar – Labuan Bajo.
Lonjakan penumpang tersebut terjadi di puncak arus mudik di H-9 lebaran 2022. Padahal sebelumnya pemerintah telah menetapkan kapasitas penumpang KM Binaiya hingga 100 persen yakni 980 penumpang.
Kepala PT Pelni Wilayah Samarinda-Bontang, Syarief mengungkapkan dari kebijakan pemerintah, pihaknya melakukan penambahan 1.170 penumpang.
“Kalau 980 itu tiketnya sudah habis dari kemarin, yg tambahan 190 ini baru hari ini dan langsung pembelian di loket pelabuhan,” ungkapnya kepada awak media, Jumat (22/4/2022).
Selain itu, lonjakan terjadi dikarenakan KM Binaiya menjadi armada terakhir untuk momen arus mudik lebaran. Kapal tersebut akan kembali bersandar di Pelabuhan Lok Tuan pasca lebaran atau Minggu (8/5/2022) mendatang.
“Yang menjadi pertimbangan juga karena kita mau memberikan kesempatan kepada masyarakat yang mau pulang kampung, setelah kapasitas kapal dibatasi selama 2 tahun akibat Covid-19,” ujarnya.
Diketahui, di masa pandemi Covid-19 kapal Pelni hanya boleh mengangkut 50 persen dari kapasitas, kemudian ada kebijakan lanjutan yang memperbolehkan hingga 75 persen.
“Sekarang alhamdulillah sudah 100 persen,” tandasnya.
Editor : Redaksi

