KLAUSANEWS – Hati terletak di bagian kanan atas rongga perut, di bawah diafragma, dan di atas perut, ginjal kanan, serta usus.
Hati berbentuk seperti kerucut, berwarna coklat kemerahan gelap, dengan berat sekitar 1,3 kg.
Hati merupakan salah satu organ vital yang memiliki peran sangat penting bagi tubuh.
Hati yang tidak dapat berfungsi dengan baik akan memengaruhi fungsi-fungsi organ lain sehingga menyebabkan masalah kesehatan tertentu.
Fungsi Hati
Dilansir dari Johns Hopkins Medicines, hati mengatur sebagian besar kadar kimia dalam darah dan mengeluarkan produk yang disebut empedu. Proses ini membantu membawa produk limbah dari hati.
Semua darah yang meninggalkan lambung dan usus melewati hati. Hati memproses darah dan memecah, menyeimbangkan, serta menciptakan nutrisi sekaligus memetabolisme obat menjadi bentuk yang lebih mudah digunakan untuk seluruh tubuh atau yang tidak beracun.
Lebih dari 500 fungsi vital telah diidentifikasi dengan hati. Berikut adalah beberapa fungsi hati yang penting:
1. Memproduksi empedu, yang membantu membuang limbah dan memecah lemak di usus kecil selama pencernaan
2. Memproduksi protein tertentu untuk plasma darah
3. Memproduksi kolesterol dan protein khusus untuk membantu membawa lemak ke seluruh tubuh
4. Mengkonversi kelebihan glukosa menjadi glikogen untuk penyimpanan dan untuk menyeimbangkan dan membuat glukosa sesuai kebutuhan
5. Mengatur kadar asam amino dalam darah, yang membentuk blok pembangun protein
6. Pemrosesan hemoglobin untuk penggunaan kandungan zat besinya
7. Konversi amonia beracun menjadi urea, produk akhir metabolisme protein dan diekskresikan dalam urine
8. Membersihkan darah dari obat-obatan dan zat beracun
9. Mengatur pembekuan darah
10. Melawan infeksi dengan membuat faktor kekebalan dan menghilangkan bakteri dari aliran darah
11. Pembersihan bilirubin, juga dari sel darah merah. Jika terjadi akumulasi bilirubin, kulit dan mata menjadi kuning.
Ketika hati telah memecah zat berbahaya, produk sampingannya diekskresikan ke dalam empedu atau darah.
Produk sampingan empedu masuk ke usus dan meninggalkan tubuh dalam bentuk feses.
Sementara itu, produk sampingan darah disaring oleh ginjal dan meninggalkan tubuh dalam bentuk urine.(Kompas)
Editor : Redaksi

