Site icon KLAUSAMEDIA

Bersih – bersih Permukiman Warga, Najirah : Terjadwal Rutin, Langkah Cepat Atasi Banjir

KLAUSANEWS – Permukiman warga khususnya kawasan rawan banjir akan dibersihkan seminggu sekali, setiap Jumat. Dikatakan Wakil Wali Kota Bontang Najirah Jumat bersih akan menjadi agenda rutin pemerintah. Sebagaimana tertuang dalam tertuang dalam Surat Edaran Nomor : 66/276/ DLH.V.I untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tataran Kecamatan dan Kelurahan untuk melaksanakan kerja bakti.

“Untuk saat ini kita fokuskan di titik banjir, selanjutnya nanti akan diadakan di setiap kelurahan,” tandasnya.

Najirah optimis, jumat bersih bisa menjadi langkah cepat untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi.

Menurutnya, dengan mengeruk sedimen yang menumpuk dalam parit, membersihkan tumpukan sampah dapat membuat aliran air tidak tersumbat.

“Ini sebagai langkah awal, semoga bermanfaat bagi masyarakat yang kerap menjadi korban, kita juga melibatkan seluruh ASN dan masyarakat sekitar untuk turut serta dalam gotong royong,’ ungkapnya saat melakukan tinjauan Jumat bersih di Bontang Permai Kelurahan api-api,Bontang Utara, Jumat (13/5/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk jangka panjang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang akan melakukan penurapan sungai yang telah masuk dalam anggaran tahun ini.

“Meskipun sudah dianggarkan tapi mungkin dengan jumat bersih ini bisa sedikit mengatasi permasalahan banjir,” ujarnya,

Diketahui, ada 8 lokasi yang menjadi tempat untuk bersih-bersih. Diantaranya, Kelurahan Kanaan, Gunung Telihan, Api-api, Guntung, Gunung Elai, Satimpo, Tanjung Laut Indah, dan Tanjung Laut. (*)

Editor : Redaksi