KLAUSANEWS– Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Belimbing menggelar sosialisasi pembuatan pestisida nabati sebagai salah satu alternatif pengendalian serangga hama tanaman. Hal ini diungkapkan oleh narasumber sekaligus mahasiswa kelompok KKN Universitas Mulawarman angkatan 48 Annisa Falaq, ia juga menyebutkan proses pembuatannya pun tidak sulit. Pestisida ini dibuat dengan menggunakan bahan baku yang mudah ditemui di lingkungan sehari-hari.
“ Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman, yang berfungsi sebagai pengendalian serangga hama dengan menggunakan Pestisida Nabati, pembuatannya tidak sulit, sangat mudah,” jelas Nisa saat memaparkan materi sebagai narasumber, Selasa (12/07/2022).
Lebih lanjut Nissa mengatakan, tanaman yang berpotensi dalam pembuatan pestisida ini biasanya berasal dari tanaman pangan dan tanaman obat yang memiliki ciri beraroma kuat, rasa yang pahit dan tidak disukai serangga hama, di antara nya seperti daun pepaya, daun sirsak, kulit bawang merah, bawang putih, cabai, serai, bawang bombay, kunyit dsb.
“ Untuk bahan utama pembuatan pestisida yang sangat berpotensi yaitu tanaman-tanaman dengan aroma yang kuat serta memiliki tingkat kepahitan yang tinggi, namun dalam penyuluhan kali ini hanya memfokuskan menggunakan bahan-bahan seperti daun pepaya, bawang putih dan kulit bawang merah, “ ujarnya.
Bahan yang mudah didapatkan serta pembuatan yang terbilang gampang menjadikan pestisida nabati solusi untuk memberantas hama tanaman, meski demikian, pestisida nabati memiliki beberapa kelemahan, diantaranya cepat terurai dan daya kerjanya relatif lambat sehingga harus sering diaplikasikan pada tanaman. Selain itu, produksi pestisida nabati juga belum dapat dilakukan dalam jumlah besar dan tidak tahan disimpan dalam jangka waktu yang lama.
“ Penggunaannya harus lebih sering, karena pestisida nabati tidak tahan disimpan dalam waktu yang lama,“ katanya.
Pada kesempatan tersebut, Nisa memperkenalkan proses pembuatan pestisida nabati menggunakan 2 bahan: kulit bawang merah dan daun pepaya dengan tambahan bawang putih. Pestisida berbahan dasar daun sirsak ini dinilai sederhana dan mudah dibuat.
Berikut cara pembuatan pestisida nabati berbahan dasar kulit bawang merah:
- Disiapkan alat dan bahan
- Dimasukkan kulit bawang merah ke dalam wadah lalu diberi air secukupnya (sampai kulit bawangnya tenggelam)
- Ditutup dan didiamkan selama 24 jam agar didapatkan fermentasi yg baik
- Jika sudah, disaring air rendaman bawang dgn saringan kemudian didapatkan hasil akhir dari pestisida tersebut.
- Untuk pengaplikasiannya dapat menggunakan hasil fermentasinya tersebut yg bersifat pekat dan dapat pula dicampurkan dengan larutan air.
Berikut cara pembuatan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya dengan tambahan Bawang putih:
- Siapkan alat dan bahan
- Dipotong daun pepaya
- Diblender Hasil potongan daun pepaya dan masukkan bawang putih beserta kulitnya serta tambahkan sedikit air untuk melarutkannya
- Disaring hasil blender lalu masukkan hasilnya ke dalam botol.
- disimpan selama 1-2 hari. Dan usahakan dalam penyimpanan nya jgn terkena sinar matahari dan jgn di tempat lembab. Serta diusakan setiap pagi untuk membuka tutup botolnya guna membuang gas yg terdapat di dlm botol.
“ Ini pestisida yang sederhana, pestisida yang ramah lingkungan, bahan-bahannya pun sangat mudah untuk didapatkan, dengan perbandingan 2:1 yang mana lebih banyak larutan pekatnya dibandingkan larutan air yg digunakan. Setelah itu didapatkan hasil akhir dari pestisida dan siap diaplikasikan ke tanaman dengan menyiramkan ke batang dan dapat pula menyemprot langsung ke daun-daun yang terkena hama.
Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL

