KLAUSANEWS, Bontang– Sekolah Dasar (SD) Negeri 010 Bontang Utara mengedukasi ekosistem laut, salah satunya terumbu karang sebagai wujud rasa cinta dan peduli terhadap kelestarian terumbu karang Indonesia, khususnya Kota Bontang.
Kepala Sekolah, Nurully Kesuma Ningrum S.Pd menyebutkan edukasi pengenalan terumbu karang Indonesia merupakan langkah pertama yang dapat diajarkan pada siswa sejak dini guna mengenalkan keindahan terumbu karang. Program ini juga mengedukasikan tentang beberapa tempat terumbu karang Indonesia yang telah rusak sehingga dengan adanya program ini dapat memupuk rasa peduli dan cinta terhadap terumbu karang pada anak-anak.
“ Ini merupakan langkah pertama yang diajarkan untuk anak, agar ada rasa cinta dan rasa peduli yang terbentuk, sehingga suatu saat dapat turut andil dalam menjaga kelestarian terumbu karang , terkhusus terumbu karang yang ada di perairan Bontang, yang awal tidak mengerti dan tidak peduli akan terumbu karang, semoga lewat kegiatan ini menjadi lebih peduli dan cinta terhadap keberadaan terumbu karang, “ ucapnya.
Lebih lanjut, Nurully juga menjelaskan beberapa hal penyebab rusaknya terumbu karang, salah satunya kebiasaan membuang sampah ke laut.
“ Perlu kiranya kita menjaga, upaya yang paling kecil yang dapat kita lakukan untuk tetap membuat terumbu karang tidak rusak atau bahkan sampai mati dengan cara tidak membuang sampah ke laut, untuk para nelayan atau pemancing di lautan sebaiknya jangan menggunakan bahan peledak atau menangkap ikan menggunakan pukat harimau, “ jelasnya.
Berdasarkan data Pusat Penelitian Oseanografi LIPI pemantauan tahun 2019, terdapat 1.153 lokasi yang terdapat terumbu karang, namun 390 atau 33,82 persen diantaranya masuk kategori buruk, banyak ditemukan kondisi tutupan karang yang rusak. kerusakan ini disebabkan oleh pembuangan sampah dan penggunaan bom ikan.
Kondisi yang baik bagi Terumbu Karang.
- Terumbu karang dapat tumbuh dengan baik di perairan laut dengan suhu 21-29 derajat celcius.
- Terumbu karang banyak ditemukan di perairan Tropis seperti Indonesia.
4 Manfaat Terumbu Karang, secara ekologi :
- Terumbu karang dapat menyebabkan pemanasan global yang terjadi dengan adanya proses kimia yang dilakukan oleh terumbu karang dan zooxanthellae. Proses kimia tersebut adalah proses perubahan gas CO2 menjadi zat kapur yang merupakan bahan pembentuk terumbu.
- Terumbu karang bermanfaat sebagai habitat dan sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup di laut. Disini banyak berbagai jenis makhluk hidup yang tinggal, mencari makan, berlindung, dan berkembang biak.
- Terumbu karang merupakan sumber keanekaragaman hayati yang tinggi. Dengan tingginya keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya, terumbu karang ini menjadi sumber keanekaragaman genetik dan spesies yang ditemukan memiliki ketahanan hidup yang lebih tinggi.
- Terumbu karang dapat bermanfaat sebagai pelindung bagi ekosistem yang ada disekitarnya, misalnya pada ekosistem fungsi hutan bakau, dan juga melindungi pantai dan daerah pesisir dari ombak besar. Terumbu karang dapat memperkecil energi ombak yang menuju ke daratan yang dapat menyebabkan abrasi pantai dan kerusakan sekitarnya.
Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL

