Site icon KLAUSAMEDIA

Semarak HUT ke 77 RI, SMPN 1 Bontang Gelar Pawai Budaya Guna Tanamkan Cinta Budaya Indonesia

SMP Negeri 1 menggelar pawai budaya dan peragaan busana daerah.

KLAUSANEWS, Bontang – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 menggelar pawai budaya dan peragaan busana daerah, yang diikuti antusias ratusan siswa.

Dari pantauan redaksi klausabontang.news di lapangan, peserta pawai budaya ini menampilkan berbagai pakaian adat daerah dari 34 Provinsi se-Indonesia.

Peserta pawai budaya juga menampilkan beragam pakaian profesi seperti Dokter, Guru, TNI, dan Polri.

Kepala Sekolah, Riyanto menuturkan kegiatan ini merupakan puncak dari perayaan HUT Kemerdekaan dan sebagai upaya memberikan pemahaman akan keberagaman suku, adat, dan budaya di Indonesia, terkhusus di Kota Bontang kepada siswa serta para pengguna jalan yang melintas.

” Alhamdulillah kondisi saat ini sudah mulai membaik dan proses pembelajaran sudah tatap muka, kami bermaksud ingin turun ke jalan dengan menggunakan pakaian budaya yang berbeda-beda, selain memperkenalkan bahwa Indonesia itu beragam, kami juga bermaksud ingin menggambarkan ke anak-anak untuk saling menghargai di tengah-tengah keanekaragaman yang ada, sesuai dengan semboyan kita, ” kata Riyanto saat ditemui redaksi klausabontang.news Jumat (19/08/2022)

Lebih lanjut, Riyanto menyebutkan peserta pawai budaya berjumlah 900 yang terdiri dari 837 siswa dan kurang lebih 63 guru serta staf. Pawai budaya ini mengambil rute mulai SMPN 1, masuk ke Jl. Awang Long, belok ke area Jl. P Suryanata, dan kembali ke titik awal.

” Pawai ini diikuti kurang lebih 900 orang, seluruh siswa diminta untuk memakai pakaian budaya, Guru pun sama memakai pakaian budaya juga dan tentunya pawai ini sebagai media memupuk silaturahmi antar sesama pendidik, peserta didik dan tetangga lingkungan sekolah kami, serta memperkenalkan aneka ragam pakaian adat pada peserta didik sejak dini, ” ucapnya.

Usai pawai budaya digelar seluruh siswa mengikuti acara selanjutnya yaitu peragaan busana daerah, siswa secara bergiliran mendapat kesempatan bergaya diatas panggung, memperagakan busana daerah yang dikenakan.

” Harapannya, siswa dapat saling memahami dan menghargai akan perbedaan yang ada, dan semoga kota kita ini segera pulih total supaya acara ini rutin kami gelar nantinya, tidak ada perbatasan lagi” ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Bontang.

Reporter: Octa Fadillah
Editor : APL