KLAUSA NEWS, Bontang – Bontang Citimall (BCM) yang sebelumnya disebut – sebut akan mulai buka pada April 2022, namun ternyata molor hingga diperkirakan akan beroperasi November 2022. Hal tersebut terungkap saat kunjungan kerja Komisi II DPRD Bontang, pada Kamis (01/09/2022).
Pengawas Pembangunan Bontang Citimall (BCM) Prastiyo mengatakan, progres pengerjaan bangunan mall secara keseluruhan telah mencapai angka 85 Persen.
Ia mengaku pembangunan tersebut tidak sesuai yang ditargetkan di awal. Pandemi Covid-19 dan harga material bangunan yang tidak stabil menjadi kendala utama dari melesetnya mall ini rampung.
” Targetnya April kemarin rampung, namun kondisi Bontang kemarin sempat terhalang pandemik dan proses pembangun pun terpaksa dihentikan sementara waktu, Kita usahakan November 2022 ini bisa selesai. Untuk pengerjaan saat ini, bagian atas mall dan lantai dua, dan beberapa sudah dipasang keramik, namun pemasangannya belum merata mengingat para pekerja masih lalu lalang melintas, jadi nanti di akhir pengerjaan kami selesai semua, “ ujar Prastyo.
Sementara itu, Komisi II DPRD Bontang datang untuk melihat langsung progres pengerjaan pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Tanjung Laut tersebut, guna memproyeksikan geliat investasi yang akan muncul seiring dengan beroperasinya BCM.
Rustam menjelaskan kedatangannya hanya sekedar memastikan proses pembangun Bontang City Mall (BCM), Ia menilai pembangunan tersebut terbilang molor dari target rampung April 2022.
“ Hanya mengecek saja, harapannya bisa selesai lah di akhir tahun ini, jangan ditunda-tunda lagi, kami penduduk Bontang pun ingin merasakan tahun baru menggunakan mall baru, jadi besar harapan saya agar kiranya prosesnya lebih dipercepat,“ ucap Ketua Komisi II DPRD Bontang, saat ditemui redaksi klausabontang.news di BCM.
Lebih lanjut, Rustam meminta kepada pengelola mall dan dinas terkait agar bisa memprioritaskan pelaku usaha lokal untuk mengisi stand yang tersedia di BCM.
“ Contohnya Batik khas Bontang, olahan-olahan laut Bontang dan produk-produk unggulan yang kita punya, jangan sampai mall nya di Bontang tetapi 100 persen yang kuasai adalah pendatang, utamakan pelaku usaha lokal dulu. Saya pastikan tempat ini akan ramai dikunjungi para pembeli karena semua kebutuhan masyarakat ada di mall ini, apalagi jadi satu-satu mall yang ada di Bontang, sehingga masyarakat bontang tidak perlu berkunjung ke luar Kota untuk berbelanja, cukup di Mall ini saja “ katanya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Asdar Ibrahim, menerangkan dalam waktu dekat akan memanggil manajemen dan investor Bontang City Mall (BCM) serta para calon pengisi gerai.
Ia juga mengatakan tidak ada syarat khusus bagi pelaku usaha yang ingin menempati gerai di BCM tersebut .
“ Jika rampung November rencana minggu depan kami akan coba untuk rapat, kami pun rencana akan memanggil manajemen BCM dan pengisi gerai untuk rapat persiapan pengoperasiannya. Terkait syarat berbinis di BCM khususnya tidak ada, sama seperti pada umumnya melengkapi data sebagai kebutuhan administrasi calon pengisi gerai, untuk syarat ingin berjualan apa, itu Kembali lagi kepada para pelaku usaha, intinya mampu bersaing dengan produk-produk yang tersedia disini, ” terangnya.
Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL

