KLAUSANEWS, Bontang – Demi memberikan pendidikan anak sejak dini secara maksimal, Pemerintah Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah merumuskan satu program, yakni membangun 1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di masing-masing Desa di Kutim.
Disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menuturkan beberapa daerah di Kutim telah memiliki PAUD, namun tidak semua daerah, tercatat 18 kecamatan yang belum memiliki PAUD.
“Dengan begitu, kami bertekad untuk menggarap program ini, satu desa satu PAUD,” kata Ardiansyah Jumat (9/09/2022).
Senada, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kutim, Siti Robiah mengajak semua pihak tanpa terkecuali untuk memaksimalkan program pemerintah daerah, 1 PAUD 1 desa.
Ia menyebutkan Pemerintah Desa harus memperhatikan sarana dan prasarana, serta perkembangan PAUD di wilayah seluruh wilayah, guna menciptakan pendidikan yang maju serta berkualitas.
“Agar ketentuan anak wajib menerima pendidikan 1 tahun di taman kanak-kanak atau PAUD, sebelum anak masuk SD, dengan begitu anak bisa menerima ilmu di bangku TK maupun PAUD, dimana PAUD dapat mempersiapkan sosial emosional serta psikomotorik anak, “ sebutnya. (*)(ADV/DISDIKBUDKALTIM)
Editor : APL

