Site icon KLAUSAMEDIA

Tidak Lolos Pendaftaran BLT Tahun Lalu? Yuk ke Smart Center UMKM, Berikut Persyaratannya

Antrean penyerahan berkas BLT UMKM di smart center.

KLAUSANEWS, Bontang – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Kota Bontang membuka pendaftaran berkas penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2022. Kali ini khusus bagi pelaku usaha yang sebelumnya tidak lolos berkas pada tahun 2020 dan 2021.

Dari pantauan redaksi klausabontang.news tampak ratusan warga berjubel antre menyerahkan berkas kepada petugas verifikasi. Hardi (42) warga Bontang Selatan yang tengah menunggu giliran mengaku dirinya dinyatakan tidak lolos berkas di tahun 2020 lantaran berkas pengajuannya dinilai tidak lengkap.

“Tahun 2020 saya juga mendaftar tetapi tidak lolos, tahu kalau ada pendaftaran ulang hari ini, saya diberitahu tetangga saya, jadi saya datang kesini, semoga lah lolos, “ ucap Hardi saat ditemui redaksi klausabontang.news Kamis (22/09/2022).

Kepala Diskop-UKMP, Kamilan menuturkan penyetoran berkas BLT UMKM hari ini telah masuk hari ke-2 dan akan tutup, Jumat (22/09/2022).

Ia mengatakan data penerima diambil dari para pendaftar yang dinyatakan tidak lolos seleksi berkas pada 2020 dan 2021, serta kebijakan ini merupakan instruksi pemerintah pusat agar bantuan bagi pelaku UKM bisa tersalurkan secara merata kepada masyarakat Kota Bontang.

“Sebelumnya tidak lolos validasi dan diberi kesempatan untuk melengkapi berkas sesuai dengan ketentuan sehingga nantinya lolos, “ ujar Kamilan saat dikonfirmasi redaksi klausabontang.news Kamis (22/09/2022).

Lebih Lanjut, Kamilan mengatakan belum mengetahui pasti terkait nominal yang akan diterima para pelaku UMK.

“Jumlah dan berapa orang yang nantinya mendapatkan, belum tahu pastinya, “ katanya.

Penyetoran berkas ini mulai dibuka pada Rabu sampai Jumat pukul 11.00 Wita. Lantaran Jumat (23/09/2022) seluruh berkas akan diinput dan dikirim ke Pemerintah Pusat.

Adapun persyaratan yang perlu dilengkapi sebelum mengunjungi smart center UMKM di Jalan MT. Haryono No. 86 Kelurahan Api-api, diantaranya, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Terakhir besok, “ sebutnya.

Selain BLT UMKM dari Pemerintah Pusat yang akan cair. Pemkot juga berencana menganggarkan BLT sebesar 2 persen dari APBDP tahun 2022. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT), akibat dari pemotongan subsidi BBM kepada masyarakat Kota Bontang.

Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang, Aji Erlynawati menyebutkan sesuai dengan surat 500/4825/SJ terkait instruksi Peraturan Pemerintah Dalam Negeri (Permendagri) dengan tujuan untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga bahan pangan, daya beli masyarakat, serta mendukung kelancaran distribusi stabilitas perekonomian daerah.

“Kami akan melakukan pendataan terlebih dahulu untuk kegiatan dinas apakah mencukupi 2 persen atau tidak, jika tidak mencukupi nanti akan mengambil sisa dari BTT, “ jelasnya.

Menurut nomor 134/PMK.07/2022 sesuai arahan kementerian Keuangan (kemenkeu) tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi Tahun 2022 selain melakukan inventarisasi kegiatan yang ada di masing-masing OPD, Pemerintah Kota Bontang juga berencana akan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT).

Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL