Site icon KLAUSAMEDIA

Atasi Sampah Organik, Bank Sampah Kelurahan Gunung Telihan Budidaya Larva Maggot

Siklus maggot budidaya bank sampah Kelurahan Gunung Telihan.

KLAUSANEWS, Bontang– Siapa sangka sampah organik dari rumah tangga dan tokoh buah yang ada disekitar Kelurahan Gunung Telihan diurai larva maggot dan membawa keuntungan yang menggiyurkan. Bank sampah Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang memanfaatkan pekarangan kosong sebagai tempat budidaya Maggot atau binatang sejenis larva pengurai sampah organik.

Pendiri bank sampah, Anom mengatakan mendapatkan sampah organik mulanya menjalin Kerjasama dengan tokoh buah, sampah pasar, dan menggambil dari perumahan yang pemiliknya sudah paham dengan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

“Sampah yang dipilah organiknya itu kita kumpulkan untuk larva maggot, larva itu yang nantinya akan melakukan penguraian sampah organik tadi, hasil dari penguraiuan tadi juga menghasilkan kompos (Kasgot), “ ujarnya saat dikonfirmasi redaksi klausabontang.news Minggu (25/09/2022).

Kasgot merupakan residu dari larva lalat black soldier fly (BSF) yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik sebab memiliki unsur-unsur N, P, K.

“Lalat BSF ini merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi sampah organik yang ada di masyarakat. BSF mampu menjadi biokonversi sampah organik menjadi pupuk, “ katanya.

Untuk menghasilkan maggot yang baik, bank sampah Kelurahan Gunung Telihan membutuhkan proses waktu sekitar dua bulan lamanya. Mulai dari terlur BSF hingga tiba masa panen.

“Jadi maggot yang sudah di panen akan dihargai sekitar Rp 8.000 ribu per kilogramnya, selain dapat menghasilkan uang tambahan, ternyata kotoran dari larva maggot ini juga dapat dijadikan sebagai pupuk untuk tanaman sayur, “ ucapnya.

Adapun Bahan-Bahan yang Diperlukan untuk Budidaya Maggot BSF, diperkarangan rumah, diantaranya :

  1. Ember
  2. Air sekucupnya
  3. EM4 atau Yakult (merk minuman)
  4. Kantong plastik (lebih baik dibeli di tempat berkebun)
  5. Royco (penyedap masakan)
  6. Gula pasir
  7. Dedak

Tahap Persiapan Ternak Maggot BSF sekala kecil menengah :

  1. Kandang
    Fungsi kandang berlaku sebagai tempat Black Soldier Fly untuk memproduksi telur-telur sebagai bibit maggot BSF. Pikirkan terlebih dahulu berapa besar kandang yang dibutuhkan. Normalnya, ukuran kandang sebesar 2,5 m x 4 m x 3 m sudah cukup untuk bisnis budidaya maggot BSF kelas kecil menengah.
  2. Media Penetasan Telur
    Siapkan media untuk telur BSF menetas, bisa dibuat dari boks kardus kecil atau terbuat dari tripleks. Setelah telur menetas, pindahkan larvanya langsung ke biopond sebagai media pembesaran. Pisahkan media penetasan dan pembesaran di dalam kandang. Pemisahan ini sangat penting karena jika menyatu, telur-telur akan mudah pecah tertekan oleh larva.
    Biopond adalah tempat pembesaran larva lalat BSF yang biasanya dirangkai dari kayu, PVC, dan dipenuhi oleh tanah gembur.

Tahap Pengembangbiakan Maggot BSF:
 Cara Menarik Lalat BSF

  1. Siapkan air sebanyak 1 litter dan gula pasir sekitar 5 sendok
  2. Masukan air dan gula ke dalam ember
  3. Siapkan dedak sebanyak 5 kg dan penyedap rasa, lalu campur dengan air dan gula yang sudah di siapkan tadi.
  4. Tuangkan EM4 atau Yakult (pilih salah satu) ke dalam ember. Untuk komposisi EM4 bisa 1 tutup botol EM4. Untuk yakult bisa berikan setengah botol atau 1 botol.
  5. Aduk semua bahan sampai tercampur dengan rata
  6. Siapkan kantong plastik yang dapat menampung 5 kg atau 8 kg barang
  7. Masukkan dedak yang sudah di campur ke kantong plastik tersebut.
  8. Berikan sedikit udara pada plastik, jangand diisi penuh.
  9. Ikat kantong plastik berisi dedak rapat-rapat
  10. Letakkan kantong plastik di daerah yang sejuk, biakan disimpan sampai 5 atau 6 hari.
  11. Agar terjauh dari binatang pengganggu, berikat tutup atau kawat disekitarnya (baunya cukup amis, dapat mengundang kucing).
  12. Dalam masa ini, campuran dedak akan berubah menjadi cairan berfermentasi.
  13. Setelah selesai, tuangkan campuran dedak ke ember dan tutup menggunakan daun pisang, plastik, atau kertas minyak.
  14. Simpan ember di dalam kandang dekat dengan media penetasan telur.
  15. Setelah 2 sampai 3 hari, lalat BSF akan berdatangan dan mulai bertelur di sekitar ember dan media penetasan.

Tahap Panen Maggot BSF:

  1. Setelah telur menetas, berikan sekitar 1 minggu sampai larva benar-benar sudah terbentuk.
  2. Waktu yang baik untuk panen maggot BSF adalah 2 sampai 3 minggu setelah telur menetas.
  3. Agar lalat BSF selalu datang dan bisnis terus berjalan, taburkan dedak fermentasi disekitar media penetasan telur atau ember sebanyak seminggu sekali.

P