Site icon KLAUSAMEDIA

Antisipasi Dampak Inflasi, DKP3 Bontang Gelar Pasar Murah dan Sehat

Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto

KLAUSANEWS, Bontang– Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) hadirkan pasar murah serta sehat produksi pangan para pelaku UMKM Kota Bontang.

Dikatakan, Kepala DKP3 Bontang, Eddy Forestwanto saat ditemui redaksi klausabontang.news Senin (07/11/2022), Ia mengatakan gelaran pasar murah ini bertujuan untuk mengendalikan harga pangan dan memberdayakan para pelaku UMKM di Kota Bontang.

“Dalam rangka penanggulangan inflasi daerah dan untuk memberdayakan para pelaku UMKM, seperti yang hadir saat ini yaitu hasil pertanian seperti sayur dan berbagai kelompok pasar lainnya, “ kata Eddy.

Sementara untuk lokasi pasar murah sendiri, Eddy menyebutkan akan terselenggara di 5 Kelurahan dari 3 Kecamatan di Kota Bontang.

“Tentunya yang jadi lokusnya nanti ada 5 Kelurahan, khususnya untuk kelurahan yang bisa dikategorikan yang jauh dari pusat perbelanjaan, seperti di Guntung salah satunya, “ sebutnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan berbagi produk lokal hadir mengisi dalam gelaran pasar murah dan sehat tersebut. Produk pertanian hingga produk perikanan hadir mengisi gerai yang tersusun rapi di halaman Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Walikota Bontang.

“Selain harganya murah, produk yang ada dijamin sehat untuk dikonsumsi sebab semua ditanam dan diproduksi sendiri, seperti yang berasal dari perarangan lestari, semua sayur mayur tumbuh dengan subur dan jika dikonsumsi sangat baik untuk Kesehatan tubuh, “ lanjutnya.

Walikota Bontang, Basri Rase mengatakan anggaran 2 persen yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang ditujukan untuk penanggulangan inflasi daerah ini, satu diantaranya yakni memberikan bantuan kepada para pelaku UMKM yang nantinya akan menggelar pasar murah di 5 kelurahan.

“Tidak hanya itu, bantuan paket sembako yang ditujukan untuk UMKM yakni termasuk daripada 2 persen bantuan, yang ditujukan untuk 38 orang pengusaha kantin sekolah SMP di seluruh Kota Bontang, selai itu pengadaan cadangan pangan ke nelayan, petani, peternakan, dasawisma Pekarangan Pangan Lestari (P2L), bantuan BBM ke supir angkot, dll, “ katanya.

Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL