KLAUSANEWS, Bontang – Stok arang dan tempurung kelapa dari sekarang sebelum kehabisan, itu lah imbauan Mukhshin (64) seorang pedagang arang yang kesehariannya berdagang di rumah miliknya di Jalan Awang Long atau tepat di simpang 3 arah ke Pasar Tanjung Limau.
Dari pantauan redaksi klausabontang.news Jumat (11/11/2022) di rumah Mukhsin terdapat arang dan tempurung kelapa dengan jumlah yang banyak, menurut pengakuannya Ia sengaja stok dengan jumlah batas dari biasa Ia jual.
“Untuk persediaan jualan menjelang akhir tahun, sekitar ada 50 karung arang kayu, alhamdullillah peminatnya banyak,“ katanya.
Dikatakan Mukhsin peningkatan mencapai 3 kali lipat dari hari biasanya. “Dari sebelumnya sehari hanya menjual yang plastik kan saja yakni 10 bungkus dengan keuntungan Rp 50.000 saja, alhamdulillah sepekan ini memasukkan stabil dari Rp 200.000 hingga Rp 500.000 karena pembeli kebanyakan membeli yang karungan, alhamdulillah, ” ujar Mukhsin.
Selain itu, permintaan dari luar Bontang juga cukup banyak. “Orang luar Bontang, untuk usaha rumah makan miliknya, Ia bisa sebulan 3 kali datang kemari dan membeli langsung 15- 40 karung, alhamdulillah, ini yang didalam sudah miliknya. Untuk sepekan ini alhamdulillah banyak peminatnya dan hari ini saja sudah jual 20 plastik arang dan 40 karung arang, “ ucapnya.
Potongan harga (diskon) seringkali Ia berikan untuk siapapun yang membeli dengan jumlah yang banyak.
“Satu bungkus plastik hitam biasa saja jual Rp 5.000 dan tempurung kelapa Rp 10.000, namun jika ambil 2 sekaligus kadang saja minta membayar cukup Rp 10.000 saja, “ jelasnya.
Adapun harga arang dan tempurung kelapa yang dijual oleh Mukhsin bervariasi, yaitu:
- Arang 1 plastik tanggung hitam Rp 5.000
- Arang 1 karung besar putih Rp 65.000 – 70.000
- Tempurung kelapa 1 plastik hitam Rp 10.000
- Tempurung kelapa 1 karung kecil Rp 20.000
Khusus yang mau beli tetapi tidak sempat ke lokasi, Anda bisa delivery ya dengan menghubungi nomor ini: 0857-1892-7954.
Reporter: Octa Fadillah
Editor: APL

