KLAUSANEWS, Bontang – Walikota Bontang, Basri Rase minta Diskominfo menjamin server mampu imbangi system digital yang mulai diterapkan hampir di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satunya aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi).
Dikatakan Walikota Bontang Basri Rase, agar Diskominfo memaksimalkan server supaya saat aplikasi mulai berjalan tidak ada kendala.
“Jangan sampai nanti aplikasi sudah diluncurkan malah terkendala di servernya, yang harus diperbaiki adalah SPBE karena kalo lelet-lelet ya tidak akan bisa, dan juga diskominfo harus mengupgrade servernya jangan sampai ada yang lelet”,ungkapnya saat ditemui oleh redaksi Klausabontang.news, Senin (05/06/23).
Menanggapi hal itu Kabid Penyelenggara E Government Diskominfo Bontang, Yudhi Pancoro mengatakan, sebelum launching pihaknya bersama Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Bontang sudah melakukan rapat mengenai aplikasi Srikandi, dalam hal ini timnya masih melakukan pembenahan dari sisi websitenya, 50 website ini akan diintegrasikan dan mencoba merubah formatnya ke laravel.
“Secara globalnya dari Diskominfo mensupport dengan di launchingnya aplikasi Srikandi ini dan akan terus ditingkatkan, dan acuannya akan meningkatkan dari sisi tata kelolanya karena tanggung jawab kami di SPBE”, ucapnya saat dikonfirmasi melalui telepon.
Dikatakan Secara khusus, penanganan server dipegang langsung oleh bidang Statistik Persandian.
Selain itu ia menyampaikan, memang sangat diperlukan penguatan dari server, karena penguatan server disini menyangkut volume dan ukuran arsip yang akan ditangani nantinya. ”Insya Allah nantinya tidak ada kendala,” ucapnya.
Reporter : Yulai.C
Editor : APL

