KLAUSANEWS, Bontang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang menyepakati perubahan APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp 3,3 triliun, lewat sidang Paripurna yang digelar pada Kamis (8/8/2024). Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya sebesar Rp 2,8 triliun.
Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bontang, Rustam, dijelaskan bahwa pendapatan daerah dalam APBD Perubahan tahun ini mencapai Rp 2,7 triliun.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami peningkatan dari Rp 240 miliar menjadi Rp 290 miliar, menunjukkan upaya yang signifikan dalam meningkatkan kontribusi PAD bagi keuangan daerah,” ujar Rustam.
Selain itu, dana transfer dari pemerintah pusat juga mencatat kenaikan yang cukup besar, dari sebelumnya Rp 2,1 triliun menjadi Rp 2,4 triliun. Pendapatan lain-lain yang sah juga mengalami peningkatan, bertambah Rp 8 miliar dari sebelumnya menjadi Rp 28 miliar.
Di samping itu, dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang diperoleh dari hasil audit juga meningkat, mencapai Rp 600 miliar.
“Kenaikan anggaran sebesar Rp 520 miliar ini menandai komitmen bersama antara pemerintah dan legislatif untuk mengoptimalkan berbagai program pembangunan di Kota Bontang,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sidang paripurna yang diadakan di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam. Dihadiri oleh 20 anggota DPRD serta Wali Kota Bontang, Basri Rase.
Penulis: Ir
Editor: Fsy

