KLAUSANEWS, Bontang – SMK Negeri 2 Bontang kembali melaksanakan kegiatan tahunan Latihan Dasar Disiplin Korps (LDDK) sebagai bagian dari penerimaan peserta didik baru. Kegiatan ini diikuti sebanyak 280 calon taruna dan taruni dari kelas 10.
Kepala SMKN 2 Bontang, Mardijanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter disiplin dan mental yang kuat, sesuai dengan semangat Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.
Lebih lanjut, Mardijanyi mengatakan, sejak diterapkannya Kurikulum Merdeka, LDDK tidak lagi bersifat ekstrakurikuler, melainkan menjadi bagian dari pembelajaran formal.
“Mulai tahun ini, LDDK menjadi salah satu kegiatan yang dinilai dan masuk dalam kurikulum. Pembelajaran ini berfokus pada pembentukan karakter, terutama disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran sosial,” jelasnya, ditemui redaksi Klausa News, saat penutupan LDDK pada Kamis (5/9/2024).
Mardijanti menambahkan bahwa materi LDDK tahun ini mencakup kesehatan mental, dengan fokus pada pencegahan bullying, pornografi, dan narkoba.
Selain itu, Mardijanti juga mengungkapkan bahwa LDDK tahun ini berlangsung selama 10 hari penuh, di mana para siswa tinggal di sekolah tanpa akses komunikasi dengan orang tua maupun penggunaan ponsel.
“Ini sudah kali kedua kami melaksanakan LDDK dengan format 10 hari penuh. Siswa kelas 10 mengikuti program ini tanpa kontak dengan luar, fokus hanya pada kegiatan LDDK,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah yang turut menghadiri acara penutupan dan menyampaikan apresiasinya terhadap SMKN 2.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda. Harapannya, kegiatan LDDK bisa memberi manfaat besar bagi para siswa, terutama dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.(*)
Reporter: Masyrifah
Editor: Aisyah

