Site icon KLAUSAMEDIA

Sri Wahyuni Tegaskan Pentingnya Netralitas ASN dan TNI Jelang Pilkada Bontang

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Kaltim, Sri Wahyuni didampingi Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar

KLAUSANEWS, Bontang – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyerukan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI tetap netral. Ia menekankan bahwa ASN, sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berfungsi sebagai pelayan publik, sementara TNI diharapkan menjaga keamanan dan netralitas.

Sri Wahyuni menegaskan pentingnya ASN untuk netral dalam pemilihan dan berkomitmen memberikan pelayanan yang baik. Ia juga meminta seluruh masyarakat untuk tidak golput demi mensukseskan Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang.

“ASN harus netral dalam pilkada untuk memilih, jangan golput. Masyarakat pun yang memiliki hak suara jangan golput. Ayo kita sukseskan pilkada. Saya harap tingkat partisipasi pemilih di Bontang tinggi,” ungkapnya, Sabtu (12/10/2024).

Pada kesempatan yang sama, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bontang, Munawwar, mengajak semua elemen masyarakat, termasuk OPD, untuk menjaga kondusivitas menjelang pemilu. Keberhasilan pemilu, menurutnya, melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan pilkada yang damai.

“Untuk itu, saya mengajak semua elemen untuk menciptakan kondusivitas saat pemilu. Bahwa pilkada damai adalah sebuah capaian besar yang melibatkan partisipasi semua elemen, termasuk OPD, masyarakat, dan lainnya, agar tetap menjaga keamanan selama pemilu berlangsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, menjelang pilkada, para pelayan publik harus tetap menjaga netralitas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini penting mengingat usia Kota Bontang yang telah memasuki 25 tahun, sehingga pelayanan harus tetap transparan.

“Sejauh ini, kita melihat pelayanan publik cukup baik dan harus ditingkatkan. Mall pelayanan publik harus menjadi tempat untuk semua perizinan. Selain itu, Standar Pelayanan Minimal (SPM), digitalisasi pelayanan, dan transformasi harus dilakukan secara transparan,” pungkasnya. (Adv)

Reporter: Masyrifah
Editor: Aisyah