KLAUSANEWS, Tenggarong – Kehadiran Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R di Desa Kerta Bhuana, Kecamatan Tenggarong Seberang, menjadi momentum penting dalam penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122, Kamis kemarin. Didampingi Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara Bambang Arwanto, Letkol (Czi) Damai Adi Setiawan selaku Dandim 0906/Kukar, Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman, dan jajaran pemerintah setempat, acara ini berlangsung meriah di Tenda Transit, lokasi upacara penutupan.
Dalam sambutannya, Bambang Arwanto mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang telah bekerja keras mendukung pembangunan di wilayah tersebut. Ia memuji kolaborasi yang harmonis antara TNI dan masyarakat dalam program TMMD, yang menurutnya sangat berdampak bagi kemajuan desa dan peningkatan kualitas hidup warga.
Membangun Infrastruktur dan Kehidupan Lebih Layak
Pada tahun ini, TMMD di Desa Kerta Bhuana berhasil melaksanakan berbagai proyek fisik yang langsung terasa manfaatnya bagi warga. Beberapa di antaranya adalah pembangunan jalan usaha tani sepanjang 3.200 meter, rehabilitasi 12 jembatan penghubung untuk akses lahan pertanian, dan pembuatan sumur bor pertanian sebanyak empat unit. Selain itu, TNI juga melakukan normalisasi saluran air sepanjang 300 meter, membangun MCK, serta merehabilitasi rumah tidak layak huni.
“Kerja keras yang dilakukan oleh TNI dan warga benar-benar luar biasa. Dalam waktu tiga minggu, berbagai infrastruktur vital berhasil dibangun dan selesai tepat waktu,” ujar Bambang penuh antusias.
Program TMMD ini tidak hanya memperbaiki akses dan sarana di desa tetapi juga memperkuat sektor pertanian, sehingga memudahkan para petani dalam menjalankan kegiatan usaha mereka. Adanya infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat mendorong produktivitas pertanian dan kualitas hidup warga setempat.
Kukar, Lumbung Pangan yang Terus Berkembang
Kabupaten Kutai Kartanegara dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Kalimantan Timur. Melalui berbagai infrastruktur yang dibangun TNI, daerah ini semakin siap mendukung ketahanan pangan, khususnya dalam komoditas utama seperti padi. Bambang menekankan pentingnya keberlanjutan dari semua fasilitas yang telah dibangun melalui TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang.
Ia juga mengimbau warga desa untuk bersama-sama merawat hasil pembangunan tersebut. “Dengan kerja sama, kita semua dapat menjaga fasilitas ini agar manfaatnya berkelanjutan dan dapat digunakan oleh generasi berikutnya,” tutur Bambang menambahkan.
Sinergi TNI dan Masyarakat, Investasi Jangka Panjang bagi Desa
Program TMMD ke-122 ini kembali menunjukkan bagaimana kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu membawa perubahan positif yang nyata. Dalam sambutannya, Letjen Tandyo Budi R menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian yang diraih melalui TMMD di Desa Kerta Bhuana. Ia menggarisbawahi bahwa TNI akan terus berkomitmen mendukung pembangunan desa sebagai bagian dari tugasnya dalam menjaga dan memperkokoh persatuan dan kesejahteraan bangsa.
Penutupan acara ini menjadi tanda dimulainya tahap baru bagi Desa Kerta Bhuana, yang kini memiliki akses dan infrastruktur yang lebih baik. Kehadiran TMMD di desa ini memberikan harapan baru bagi warga untuk masa depan yang lebih cerah dan kehidupan yang lebih layak.
Penulis : Mita Mellinda

