Site icon KLAUSAMEDIA

MTQ Ke-45 Kabupaten Kukar : Samboja Barat Hadirkan Persiapan Luar Biasa untuk Keberhasilan Acara

KLAUSANEWS, Tenggarong – Menyambut gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang akan digelar di Kecamatan Samboja Barat pada 2 hingga 8 Desember 2024, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menjamin kesuksesan acara tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan dan seni baca Al-Qur’an di tingkat kabupaten.

Camat Samboja Barat sekaligus Ketua Panitia MTQ, Burhanuddin, memberikan pemaparan mengenai kesiapan pelaksanaan MTQ pada kegiatan Expose Persiapan MTQ Kabupaten Kukar yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Tenggarong, pada Senin (25/11). Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pelantikan Dewan Pengawas dan Tim Verifikasi MTQ.

Semangat Lokal dalam Setiap Detail Persiapan

Dalam paparan Burhanuddin, ia menjelaskan bahwa konsep desain MTQ ke-45 kali ini sangat kental dengan simbolisme kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan yang mendalam. Beberapa elemen desain yang digunakan, seperti Burung Enggang, Kubah, Bulan Sabit, serta Al-Qur’an, diambil dari unsur-unsur alam dan budaya yang ada di Kabupaten Kukar. Elemen-elemen ini bertujuan untuk memperkenalkan identitas daerah kepada peserta dan pengunjung, sekaligus mencerminkan semangat luhur dari setiap cabang lomba.

Selain itu, Burhanuddin juga memaparkan bahwa arena utama MTQ kali ini akan terletak di Lapangan Gelora Remaja Margomulyo, yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti listrik PLN dan genset cadangan, air bersih (PDAM), serta sistem pemondokan yang nyaman untuk peserta dan panitia. Semua persiapan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi kelancaran jalannya lomba.

Lokasi Lomba yang Terpadu dan Menarik

Sebanyak 12 lokasi arena akan digunakan untuk menyelenggarakan berbagai cabang lomba, yang tersebar di 4 kelurahan dan desa di Kecamatan Samboja Barat. Arena utama yang berada di Gelora Remaja Margomulyo akan menjadi pusat kegiatan, dengan lomba untuk kategori remaja, dewasa, dan tuna netra. Selain itu, beberapa masjid di sekitar wilayah juga akan menjadi tempat lomba, seperti Masjid Hayatul Mubarokah Tani Bhakti yang akan mengadakan lomba Tartil Al-Qur’an untuk anak-anak dan Masjid Al Mujahidin Margomulyo yang akan menyelenggarakan lomba Tahfidz.

Setiap arena dipersiapkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kelancaran lomba, dengan sistem kelistrikan yang terjamin dan peralatan yang memadai. “Alhamdulillah, semuanya sudah siap, mulai dari desain hingga arena lomba, kami pastikan berjalan dengan lancar,” ujar Burhanuddin dengan penuh percaya diri.

Pemondokan dan Fasilitas yang Memadai

Selain persiapan arena lomba, panitia juga telah menyiapkan 65 pemondokan untuk kafilah dan tim, dengan 40 rumah untuk kafilah kecamatan dan 15 untuk tim lembaga serta kabupaten. Pemondokan ini dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi dan toilet yang memadai, untuk memastikan kenyamanan selama acara berlangsung. Bahkan, rumah-rumah yang disediakan untuk dewan hakim, dewan pengawas, serta tim verifikasi, semuanya sudah siap pakai.

“Semua fasilitas sudah siap, termasuk pemondokan, yang akan memberikan kenyamanan bagi peserta dan seluruh tim yang terlibat dalam kegiatan ini,” tambah Burhanuddin.

Pesan Pimpinan Daerah: Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan MTQ

Pada kesempatan yang sama, Sunggono, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kukar, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kukar, memberikan arahan terkait pentingnya evaluasi pelaksanaan MTQ. Ia mengingatkan bahwa setiap kegiatan harus dapat dievaluasi untuk melihat kekurangan dan kelebihannya, agar pelaksanaan MTQ dapat lebih baik lagi di masa mendatang.

Sunggono juga menekankan pentingnya melaksanakan MTQ di tingkat kecamatan setiap tahun sebagai ajang seleksi bagi peserta yang akan mengikuti MTQ tingkat kabupaten.

“Saya ingin memastikan bahwa semua kecamatan melaksanakan MTQ/STQ setiap tahun, karena ini merupakan langkah awal untuk menghasilkan peserta yang berkualitas di tingkat Kabupaten,” ujarnya dengan tegas.

Kolaborasi untuk Kesuksesan Bersama

Dalam kesempatan tersebut, Sunggono berharap agar seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, serta masyarakat setempat, dapat bekerja sama dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, untuk mewujudkan kesuksesan acara ini.

“Dengan semangat ‘Betulungan Etam Bisa’, saya yakin semua persiapan akan berjalan lancar dan acara ini akan memberikan dampak positif bagi kita semua,” tutupnya.

Penutupan: MTQ sebagai Wadah Pembinaan Umat

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, MTQ ke-45 Kabupaten Kukar di Samboja Barat dipastikan akan menjadi ajang yang penuh kemegahan dan kebersamaan. Selain sebagai ajang pembinaan untuk meningkatkan kualitas tilawah dan hafalan Al-Qur’an, MTQ juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar kecamatan dan masyarakat Kukar.

Persiapan yang matang, dukungan dari semua pihak, serta semangat kebersamaan yang tinggi menjadi modal utama dalam menyukseskan acara ini. Semoga pelaksanaan MTQ ke-45 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang membawa berkah dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara.
Penulis : Meta Mellinda