Site icon KLAUSAMEDIA

DWP Kukar Wujudkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial di Lapas Perempuan Tenggarong

Dalam momen istimewa memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ketua Panitia Hj. Yulaikah Sunggono bersama jajaran pengurus DWP menggelar kegiatan yang penuh makna. Sabtu (7/12), rombongan DWP Kukar menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Tenggarong di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah perjalanan yang menyentuh hati dan sarat manfaat.

Disambut hangat oleh Plh Kepala Lapas Tenggarong, Yuni Rindawati, kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi yang menggugah. Dalam sambutannya, Yuni mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian DWP Kukar terhadap warga binaan yang seringkali merasa terpinggirkan. Ia juga memaparkan tantangan besar yang dihadapi Lapas, termasuk kapasitas yang hanya mampu menampung 192 orang tetapi kini dihuni oleh 324 warga binaan.

Kendati demikian, semangat pembinaan terus dikobarkan melalui berbagai program keterampilan seperti pertanian, salon kecantikan, kerajinan tangan, dan bakery. Hasil karya warga binaan bahkan telah mencapai pasar luas, menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi produktivitas.

“Meski di dalam lapas, mereka tetap dapat berkarya, mencari jati diri, dan merasa bermanfaat bagi orang lain,” ujar Yuni dengan penuh semangat.

Menginspirasi Harapan Baru

Hj. Yulaikah Sunggono mengaku terharu melihat semangat para warga binaan yang tetap optimis menjalani hidup. Ia memberikan dorongan moral kepada mereka agar terus menjaga kesehatan, meningkatkan keimanan, dan tidak menyerah pada cobaan hidup.

“Jangan berkecil hati. Cobaan ini adalah bagian dari perjalanan hidup yang pasti bisa dilewati dengan semangat dan doa,” ujarnya.

Sebagai bagian dari perayaan HUT DWP, kegiatan ini juga melibatkan seminar kesehatan yang membahas deteksi dini kanker mulut rahim oleh dr. Nur Asri Basirah, serta pemeriksaan IVA test dan pap smear yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kukar. Selain menjadi ajang berbagi pengetahuan, langkah ini merupakan wujud kepedulian nyata terhadap kesehatan warga binaan.

Menggali Potensi Lewat Karya

Salah satu momen menarik adalah ketika rombongan DWP Kukar menyaksikan berbagai hasil karya warga binaan. Produk seperti tas, taplak meja, bantal kursi, hingga aneka kue-kue hasil tangan kreatif warga binaan mendapat apresiasi tinggi.

“Produk-produk ini kualitasnya luar biasa, tidak kalah dengan yang di luar lapas,” ujar Hj. Yulaikah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung usaha warga binaan dengan membeli dan mempromosikan karya mereka, salah satunya melalui platform media sosial seperti Instagram Galeri Warga Binaan Tenggarong.

Lebih dari Sekadar Kunjungan

Kegiatan ini bukan hanya tentang memperingati hari besar organisasi, tetapi juga menjadi pengingat betapa pentingnya empati dan dukungan bagi sesama. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan instansi lain, DWP Kukar telah menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak mengenal batas ruang.

Dengan tema besar “Penguatan Pondasi Transformasi Organisasi Dharma Wanita Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045”, DWP Kukar membuktikan bahwa peran mereka tidak hanya mendukung suami sebagai aparatur negara, tetapi juga menjadi pelopor perubahan sosial yang inklusif. Kunjungan ini meninggalkan kesan mendalam dan pesan kuat: selalu ada harapan di balik jeruji, jika ada semangat untuk berubah.

Penulis : Meta Mellinda