KLAUSAMEDIA, Kutim – Kepala Dinas Informatika Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper), Ronny Bonar, menggambarkan kondisi nyata sekolah yang mendapatkan internet sekolah gratis di Kabupaten Kutai Timur. Dari 694 sekolah dan 18 korwil pendidikan yang tersebar di seluruh penjuru daerah, hanya 227 unit yang sempat menikmati layanan internet gratis.
Bayangkan, hampir 75% sekolah di daerah kita tidak memiliki akses internet yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran.
“Kondisi ini tidak bisa kita anggap sebagai masalah sepele. Ketimpangan akses internet telah menjadi penghambat serius dalam pelaksanaan pendidikan modern,” kata Ronny Bonar.
Berbagai kendala nyata kita hadapi bersama, seperti administrasi sekolah yang semakin digital menjadi terhambat, pelaksanaan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) seringkali terkendala, guru dan siswa kehilangan akses terhadap sumber belajar daring yang kaya, aplikasi pembelajaran modern dimanfaatkan secara optimal, dan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan diri secara online menjadi terbatas.
Inilah yang mendorong aksi perubahan ini untuk tidak hanya sekedar memberikan solusi temporer, tetapi membangun sistem yang berkelanjutan melalui program. Ronny Bonar berharap, dengan adanya program ini, sekolah-sekolah di Kutai Timur dapat memiliki akses internet yang memadai dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Diskominfo Staper Kutim berkomitmen untuk meningkatkan akses internet di sekolah-sekolah dan memastikan bahwa program ini dapat berjalan dengan lancar. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa di Kutai Timur.
Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Diskominfo Staper Kutim harus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan akses internet di sekolah-sekolah. Ini bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, kita dapat mencapai tujuan kita.
Kita harus memastikan bahwa semua siswa di Kutai Timur memiliki akses internet yang memadai dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, dan kita harus bekerja sama untuk mencapainya.
Dengan adanya program ini, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa di Kutai Timur. Kita harus terus bekerja sama dan berkomitmen untuk mencapai tujuan kita.
Kita harus memastikan bahwa program ini dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Diskominfo Staper Kutim akan terus memantau dan meningkatkan program ini untuk memastikan bahwa semua siswa di Kutai Timur memiliki akses internet yang memadai.
Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa di Kutai Timur. Ini adalah tujuan kita, dan kita harus bekerja sama untuk mencapainya. (ADV).

