KLAUSAMEDIA, Kutim – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim terus meningkatkan sasaran penerima manfaat jaringan internet gratis. Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, menyatakan bahwa starlink internet gratis sekolah masih merupakan aset Diskominfo Kutim.
Setelah menambah 36 unit starlink di APBD Perubahan 2025, kini jumlah starlink internet sekolah gratis berjumlah 227 unit.
“Semua starlink masih aset Diskominfo, untuk sementara beberapa sekolah mempertanyakan apakah bisa menjadi aset sekolah,” kata Ronny.
Diskominfo Staper Kutim masih mencari regulasi untuk menghibahkan starlink dengan berkonsultasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim.
“Kami masih koordinasi dulu dengan disdikbud, untuk sementara starlink masih milik Diskominfo Kutim,” tambah Ronny.
Bantuan internet sekolah gratis ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pendidikan Pemkab Kutim pada anak-anak. Disdikbud Kutim telah menaikkan kuota internet menjadi 2 terabyte (TB).
“Ini bentuk perhatian kita pada pendidikan, dan ini merupakan salah satu program unggulan Bupati,” kata Ronny.(ADV)

