KLASAMEDIA, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) akan memaksimalkan kinerja pada tahun 2026. Hal ini dilakukan guna memaksimalkan penyerapan anggaran sejak awal tahun.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pelaksanaan program pembangunan dan penyerapan anggaran ditargetkan berjalan sejak bulan Maret 2026.
“Pemerintah targetkan pelaksanaan program pembangunan dan penyerapan anggaran sudah berjalan sejak bulan Maret 2026,” kata Ardiansyah.
Hal ini dilakukan guna menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun.
“Kita tidak ingin ada lagi penumpukan pekerjaan di akhir tahun, jadi kita usahakan program pembangunan dan penyerapan anggaran berjalan sejak awal tahun,” tambah Ardiansyah.
Untuk mendukung hal ini, Ardiansyah mengatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk lebih memperketat aturan main ASN dalam bekerja.
“Saya sudah menginstruksikan BKPSDM untuk lebih memperketat aturan main ASN dalam bekerja, sehingga mereka dapat bekerja lebih efektif dan maksimal,” kata Ardiansyah.
Ardiansyah juga mengatakan bahwa evaluasi kinerja ASN akan dilakukan secara rutin untuk memastikan bahwa mereka bekerja sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Tentu akan melakukan evaluasi kinerja ASN secara rutin untuk memastikan bahwa mereka bekerja sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” tambah Ardiansyah.
Dengan demikian, Pemkab Kutim berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kutim.
“Harapannya mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kutim dengan memaksimalkan kinerja ASN,” kata Ardiansyah.
Pemkab Kutim juga berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
“Pemerin daerah akan terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tambah Ardiansyah.
Dengan demikian, Pemkab Kutim berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kutim dengan pengelolaan anggaran yang baik.
“Kami berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kutim dengan pengelolaan anggaran yang baik,” kata Ardiansyah. (ADV)

