Site icon KLAUSAMEDIA

Dinkes Kutim Langsung Sosialisasi Penyakit Malaria Ke Rumah Warga 

Plt Kepala Dinkes Kutim, Sumarno.

KLAUSAMEDIA, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan gerakan sosialisasi intensif untuk memerangi malaria. Dinkes Kutim menggandeng masyarakat setempat untuk menyasar permukiman warga, terutama di daerah yang masih mencatatkan kasus tertinggi.

“Pendekatan ini dipilih karena dianggap lebih efektif dibanding penyuluhan formal yang sering kali tidak menyentuh akar persoalan,” kata Plt Kepala Dinkes Kutim, Sumarno.

Petugas lapangan dilatih menyampaikan edukasi sekaligus mendampingi kader desa agar mereka mampu menjadi penyuluh tetap di komunitas masing-masing.

“Hubungan sosial yang dekat memudahkan pesan diterima. Informasi dari tetangga atau tokoh desa sering kali lebih dipercaya,” ujar Sumarno.

Gerakan sosialisasi intensif yang langsung menyasar permukiman warga, terutama di daerah yang masih mencatatkan kasus tertinggi. Pendekatan ini dipilih karena dianggap lebih efektif dibanding penyuluhan formal yang sering kali tidak menyentuh akar persoalan.

Empat kecamatan yang menjadi fokus utama adalah Sandaran, Kaliorang, Sangkulirang, dan Karangan. Di sana, petugas dan kader malaria bergerak dari rumah ke rumah menyampaikan pengetahuan dasar, mengenalkan gejala, dan memberikan panduan penanganan awal.

Dinkes juga memperkuat perlindungan fisik masyarakat dengan membagikan kelambu, vitamin, dan obat anti-malaria untuk kelompok rawan. Seluruh puskesmas di wilayah prioritas juga diwajibkan memperbarui laporan perkembangan kasus secara rutin.

“Ini bukan pekerjaan satu instansi. Semua pihak harus bergerak bersama,” tegas Sumarno. (ADV).