Site icon KLAUSAMEDIA

Disdikbud Kutim Validasi Data Anak Tidak Sekolah, Angka ATS Turun 4 Ribu

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono

KLAUSAMEDIA, Kutim – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim melakukan verifikasi dan validasi data anak tidak sekolah (ATS) di Kutim. Berdasarkan data Pusdatin Nasional per Maret 2025, ATS Kutim mencapai 13 ribu anak.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan bahwa setelah dilakukan validasi dan verifikasi, data ATS Kutim turun 4 ribu anak. Hingga sekarang, masih ada 9 ribu anak yang tidak sekolah di Kutim.

Mulyono menjelaskan bahwa verifikasi dan validasi data ATS ini dilakukan untuk memastikan tingkat ATS di Kutim yang sebenarnya.

“Setelah kami validasi, data Pusdatin juga belum tepat. Data kami bahkan dari 13 ribu, hanya 9 ribu anak ATS, ” kata Mulyono.

Dalam proses validasi Disdikbud Kutim bekerja sama dengan Disdukcapil, RT dan PKK.

Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa data ATS yang diperoleh akurat dan dapat dipercaya.

“Kami tidak ingin ada kesalahan dalam pendataan, karena ini akan berdampak pada kebijakan yang diambil,” kata Mulyono.

Disdikbud Kutim terus melakukan verifikasi dan validasi hingga akhir November 2025.

“Kami ingin memastikan bahwa semua anak di Kutim dapat mengakses pendidikan yang layak,” kata Mulyono.

Mulyono juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim.

“Kami ingin semua pihak dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim,” katanya.

Disdikbud Kutim juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga pendidikan guna memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik.

“Kami ingin semua anak di Kutim dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mengaksependidikan,” tuturnya. (ADV)