Site icon KLAUSAMEDIA

Diskominfo Staper Kutim Naikkan Kuota Internet Gratis Sekolah Menjadi 2 TB

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar

KLAUSAMEDIA, Kutim – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim menaikkan kuota internet gratis untuk sekolah penerima manfaat internet gratis. Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar menerangkan setelah penambahan starlink di tahun 2025, kuota internet sekolah juga dinaikkan menjadi 2 terabyte (TB) tiap bulan.

Kenaikan ini dikarenakan adanya permintaan pertambahan kuota internet dari 50 GB yang diberikan pemerintah ke sekolah.

“Sekolah mengeluh, katanya 50 GB terlalu sedikit, kita tambah menjadi 2 terabyte per bulan,” kata Ronny.

Kenaikan signifikan ini, karena permintaan konsumtif yang tinggi, terutama di sekolah-sekolah perangkat pengguna sangat banyak, baik pegawai, guru dan murid.

“Jadi 2 TB ini sangat banyak dan cukup,” tambahnya.

Kendati kuota internet bertambah, penggunaan internet pun diawasi, baik untuk pembelajaran maupun administrasi sekolah. Pengawasan oleh Diskominfo Staper Kutim dilakukan mengantisipasi penggunaan jaringan internet yang tidak semestinya.

“Nanti kita batasi, untuk Youtubenya berapa, game pembelajaran dan lainnya. Kita mau internet gratis betul untuk pendidikan,” kata Ronny.

Sekolah juga diminta untuk memaksimalkan penggunaan kuota internet, sebab jika tidak sisa kuota akan hangus di akhir periode.

“Kalau sebelumnya masih bisa terpakai dengan konsekuensi kecepatan lambat, nah terbaru aturan starlink jika tidak habis maka akan hangus,” tambahnya.

Dengan kenaikan kuota internet ini, diharapkan dapat mendukung sistem pendidikan dan memaksimalkan pelaksana program sekolah rujukan google di Kutai Timur.

 “Kami ingin semua sekolah di Kutim dapat memiliki akses internet yang baik dan memadai,” kata Ronny.

Diskominfo Staper Kutim akan terus mendukung program unggulan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi terutama dalam pelayanan jaringan internet gratis.