Site icon KLAUSAMEDIA

Diskominfo Staper Kutim Tambah 36 Unit Starlink Internet Gratis Sekolah

Kabid Infrastruktur TIK Diskominfo Staper Kutim, Sulisman

KLAUSAMEDIA, Kutim – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim menambah 36 unit starlink program internet gratis sekolah di Kutim. Sebelumnya ada 191 starlink internet gratis, atau 191 sekolah yang mendapat bantuan internet gratis.

Dengan penambahan di APBD Perubahan 2025, jumlah sekolah yang mendapat bantuan internet gratis bertambah menjadi 227 sekolah.

Kabid Infrastruktur TIK Diskominfo Staper Kutim, Sulisman, mengatakan program internet sekolah gratis ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Kutim, sehingga harus diprioritaskan.

“Jadi di APBD Perubahan 2025 kita lakukan penambahan starlink internet gratis, setiap sekolah yang mendapat paket data internet 2 terabyte” katanya.

Namun pada 36 unit starlink baru, di pemakaian pertama sekolah hanya mendapat 50 GB, kuota internet akan bertambah diperiode selanjutnya.

“Di Desember ini, pemasangan pertama dapat 50 GB, nanti di Januari 2026 akan naik ke 2 GB,” kata Sulisman

Untuk starlink penambahan, akan diuji coba dengan pemasangan 10 akses pertama dalam 60 hari, lalu penyempurnaan sistem pada tahap menengah, dan integrasi ke platform pendidikan daerah pada tahap jangka panjang.

Dalam penambahan starlink, Diskominfo bekerja sama PT. Merah Putih Tekindo yang berperan sebagai mitra implementasi program.

“Kami bekerja sama dengan PT. Merah Putih Tekindo untuk implementasi program ini,” katanya.

Penggunaan internet gratis di sekolah se-Kutim dipantau secara langsung oleh Diskominfo Staper Kutim.

Adapun komponen teknis yang akan diterapkan, yaitu: 1. Dashboard Terpusat untuk monitoring real-time seluruh sekolah 2. Manajemen Bandwidth dengan prioritas untuk pembelajaran 3. Content Filtering berbasis MikroTik agar koneksi internet aman dan sehat, 4. Sistem Autentikasi Guru & Siswa untuk pencatatan aktivitas akses, 5. Peta Digital Akses Sekolah sebagai bentuk transparansi publik.

Sulisman juga mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim.

“Dengan adanya internet gratis, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim,”pungkasnya.(ADV)