KLAUSAMEDIA, Kutim – Dalam upaya memperkuat keamanan lingkungan permukiman masyarakat, Kecamatan Sangatta Utara mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (pos kamling) di seluruh RT.
Pos kamling ini bukan hanya sebagai penjaga malam, tetapi juga sebagai ruang memperkuat hubungan antarwarga. Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, menyampaikan bahwa pos kamling adalah simbol kesadaran kolektif warga.
“Keamanan itu lahir dari kebersamaan. Pos kamling hadir supaya warga punya ruang untuk saling menjaga,” ucap Hasdiah.
Koordinasi lintas sektor pun digelar, melibatkan Danramil, Polsek, tokoh masyarakat, dan para ketua RT untuk memastikan ronda berjalan terarah dan tidak hanya tinggal wacana.
Hasdiah menekankan bahwa pos kamling aktif dapat menjadi simpul komunikasi warga, tempat membangun kepercayaan dan memperkuat interaksi sosial yang sering terkikis kesibukan harian.
“Instruksi ronda malam terstruktur bukan semata urusan keamanan, melainkan upaya menumbuhkan kembali budaya gotong royong,” tegas Hasdiah.
Dengan warga saling bertemu dalam jadwal ronda, ikatan komunal tumbuh, masalah lingkungan cepat terdeteksi, dan potensi gangguan dapat diminimalisir.
Pemerintah kecamatan juga menggandeng unsur muspika untuk memastikan pembinaan dilakukan secara rutin. Dukungan ini diharapkan memberi motivasi tambahan bagi warga agar pos kamling tetap hidup, tidak kembali menjadi papan nama yang dibiarkan berdebu.
Hasdiah optimistis, ketika warga kembali menjadikan pos kamling sebagai ruang hidup, bukan sekadar formalitas, rasa aman dan kebersamaan akan tumbuh lebih kuat di lingkungan mereka. (ADV)

