KLAUSAMEDIA, Kutim – Polder Ilham Maulana di Sangatta, Kutai Timur, tak jarang masih menjadi tempat aktivitas ngelem oleh anak-anak di bawah umur. Kedepan kawasan ini akan dijaga ketat dengan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Joni Abdi Setia, mengatakan bahwa UPTD Polder Ilham Maulana bukan ditugaskan untuk pengelolaan air, tapi juga pengamanan di polder tersebut.
Dibentuknya UPTD, kawasan Polder Ilham Maulana akan dijaga untuk mencegah penggunaan area oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Ini salah satu tugasnya, menjaga kawasan itu terutama anak-anak yang suka ngelem disana, jadi bukan hanya pengelolaan air, tapi juga pengamanan kawasannya,” kata Joni.
UPTD akan dibentuk pada 2026 mendatang, saat ini masih menunggu regulasi yang tengah disusun.
“Masih kita lakukan kajian, tapi tahun depan akan dibentuk UPTD. Uptd akan dibangun kantor,” tambah Joni.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah aktivitas ngelem dan penggunaan area oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga Polder Ilham Maulana dapat menjadi tempat yang aman dan bersih bagi masyarakat..
Joni mengajak seluruh masyarakat pengunjung Polder Ilham Maulana merawat pengelolaan kawasan Polder secara bersama-sama, agar kebersihan dan keindahannya tetap dijaga.
“Kebersihannya tetap dijaga. Mari berusaha untuk merawat itu bersama-sama,” ujar Joni.
Kepada orang tua, diharapkan untuk mengawasi pola perilaku dan pertemanan anak remaja, sebab mayoritas pengguna ngelem umumnya anak masih dibwah umur.
“Anaknya diperhatikan, kemana saja dia, apa saja yang dilakukan dan siapa temannya. Karena teman mempengaruhi perilaku,” tandanya. (ADV)

