Site icon KLAUSAMEDIA

Disdikbud Kutim Akan Bagikan Seragam Gratis Pertengahan Desember 2025

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Kutim Uud Sudiharj

KLAUSAMEDIA, Kutim – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim baru akan membagikan seragam gratis untuk pada pertengahan Desember 2025. Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Kutim Uud Sudiharj mengatakan program seragam gratis saat ini masih dalam tahap pengadaan.

“Kita sudah kontrak kerja, sekarang mungkin masih proses pengadaan,” kata Uud Sudiharj.

Uud mengatakan seragam gratis mungkin baru akan di bagi pada pertengahan Desember 2025. “Mungkin pertengahan Desember baru bisa dibagikan,” tambahnya.

Disdikbud Kutim telah menyiapkan seragam gratis untuk siswa-siswa di Kutim. Program ini bertujuan untuk membantu mengurangi beban orang tua siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim.

Uud menjelaskan bahwa proses pengadaan seragam gratis saat ini sedang berlangsung. “Kami sedang menunggu proses pengadaan selesai, setelah itu baru bisa dibagikan,” katanya.

Disdikbud Kutim berharap bahwa program seragam gratis ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa-siswa di Kutim.

“Kami berharap program ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim,” tambah Uud.

Program seragam gratis ini juga merupakan salah satu upaya Disdikbud Kutim untuk meningkatkan kesejahteraan siswa-siswa di Kutim.

“Kami ingin memastikan bahwa siswa-siswa di Kutim dapat belajar dengan nyaman dan tidak ada beban,” kata Uud.

Disdikbud Kutim akan membagikan seragam gratis kepada siswa-siswa di Kutim secara bertahap.

“Kami akan membagikan seragam gratis secara bertahap, mulai dari sekolah-sekolah yang paling membutuhkan,” tambah Uud.

Uud juga mengimbau kepada orang tua siswa untuk tidak khawatir tentang seragam gratis. “Kami pastikan bahwa seragam gratis ini dapat dibagikan kepada siswa-siswa di Kutim,” katanya.

Disdikbud Kutim akan terus memantau proses pengadaan seragam gratis dan memastikan bahwa program ini dapat berjalan dengan lancar.

“Kami akan terus memantau proses pengadaan dan memastikan bahwa program ini dapat berjalan dengan lancar,” tambah Uud. (ADV)