Site icon KLAUSAMEDIA

Kutim Siap Hadirkan Listrik Untuk 15 Desa, Bupati Ardiansyah: Januari Mendatang Sudah Selesai

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman

KLAUSAMEDIA, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mempercepat program penyambungan listrik ke desa-desa terpencil. Bupati Ardiansyah Sulaiman memastikan bahwa 15 desa saat ini sedang dalam proses penyelesaian dan diharapkan sudah selesai pada Januari mendatang.

“Listrik itu bukan 13, tetapi 15 desa tahun ini. Insyaallah sedang berjalan, dan mudah-mudahan Januari sudah selesai,” kata Ardiansyah optimistis.

Akses listrik merupakan fasilitas teknis yang menentukan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pergerakan ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan listrik merata hingga pelosok.

“Desa yang belum teraliri listrik tetap kita dorong. PLN sudah menambah 15 desa, bukan 13. Jadi kita terus minta PLN untuk segera menyelesaikannya,” tegas Ardiansyah.

Dengan demikian, Kutai Timur menatap masa depan yang lebih bercahaya dan terang, dimulai dari desa.

Pemasangan jaringan listrik di belasan desa ini merupakan bentuk leseriusan pemerintah untuk memastikan seluruh warga Kutai Timur mendapatkan hak yang sama atas energi. Upaya ini juga selaras dengan agenda pembangunan daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar sebagai fondasi kemajuan jangka panjang.

Mereka yang tinggal di desa-desa terpencil kini kembali memiliki harapan baru. Kabel-kabel yang mulai terpasang dan tiang-tiang listrik yang berdiri satu per satu menjadi simbol perubahan: tanda bahwa roda pembangunan tak pernah berhenti berputar.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Januari mendatang Kutai Timur akan memiliki daftar desa terang yang lebih panjang. Bagi Ardiansyah, itu bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan langkah nyata memuliakan masyarakat melalui pemerataan akses energi.

Di tengah tantangan geografis dan teknis, Kutai Timur menatap masa depan yang lebih bercahaya dan terang itu dimulai dari desa.Ardiansyah optimistis.

Akses listrik merupakan fasilitas teknis yang menentukan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pergerakan ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan listrik merata hingga pelosok. (ADV).