KLAUSAMEDAA, BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memimpin apel Posko Angkutan Lebaran yang dirangkaikan dengan pelepasan kapal penumpang di Pelabuhan Lok Tuan, Jumat (13/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Idulfitri.
Dalam kesempatan tersebut, Neni membacakan sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI. Disampaikan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan transportasi laut pada tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 2,4 juta orang, meningkat sekitar 6,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut merupakan bagian dari pergerakan nasional yang diproyeksikan mencapai 143,91 juta orang selama periode mudik Lebaran, berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan.
“Pengguna transportasi laut tahun ini diperkirakan mencapai 2,4 juta orang, mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu,” ujar Neni.
Ia juga menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik, di antaranya penyediaan tiket gratis bagi lebih dari 69 ribu penumpang.
Selain itu, pemerintah memberikan potongan harga sebesar 30 persen untuk tiket kapal kelas ekonomi pada layanan Public Service Obligation (PSO) yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), dengan total kuota lebih dari 445 ribu tiket.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan arus perjalanan selama masa mudik.
Dalam arahannya, Neni mengingatkan seluruh petugas yang terlibat agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab, guna memastikan keselamatan serta kenyamanan penumpang.
“Petugas harus bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bontang berharap penyelenggaraan angkutan laut selama Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. (adv)
Editor : Redaksi

