KLAUSAMEDIA, Bontang – Wali Kota Bontang menegaskan pentingnya disiplin kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, terutama usai libur panjang. Penegasan tersebut disampaikan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan kehadiran dan kesiapan pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hari pertama masuk kerja, Rabu (25/3/2026). Wali Kota Neni Moerniaeni menyambangi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar). Dalam sidak tersebut, Neni tidak hanya mengecek kehadiran pegawai, tetapi juga memastikan kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik sejak hari pertama kerja.
Dari hasil pengecekan, tercatat 13 dari total 102 pegawai Dispopar tidak hadir karena masih menjalani cuti. Sementara itu, tingkat kehadiran pegawai lainnya dinilai cukup baik.
“Disiplin bukan sekadar hadir, tetapi bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa momen pasca-Lebaran harus menjadi titik awal untuk meningkatkan etos kerja. ASN diharapkan tetap profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Di sisi lain, Kepala Dispopar Eko Mashudi memastikan aktivitas di instansinya sudah kembali normal. Meski demikian, ada beberapa pegawai yang tidak masuk kerja karena izin resmi.
“Alhamdulillah, tadi pagi kami sudah melaksanakan halal bihalal, dan kegiatan berjalan seperti biasa. Memang ada beberapa yang izin dengan surat keterangan,” jelasnya.
Redaksi.

