Site icon KLAUSAMEDIA

DP3AKB Bontang Perkuat Peran Kader TPK Kejar Target Bebas Stuntin

Foto : Kegiatan Balai Penyuluhan Peningkatan Kapasitas Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) oleh DP3AKB Bontang.

KLAUSAMEDIA, BONTANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang terus bergerak taktis dalam menekan angka tengkes. Langkah ini dioptimalkan lewat peningkatan kapasitas dan kompetensi para kader garda terdepan melalui kegiatan Balai Penyuluhan yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kota Bontang pada Selasa (28/4/2026).

Pelatihan massal ini sengaja dibagi menjadi beberapa sesi guna memastikan efektivitas transfer materi. Sesi pagi pukul 08.00–11.00 WITA dikhususkan bagi kader di wilayah Bontang Selatan dan Bontang Barat, sementara wilayah Bontang Utara berlangsung pada sesi siang pukul 13.00–16.00 WITA.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluh, dan Penggerakan (P4) Azidah. Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KBK3) Siti Slamet Mulyati, serta jajaran Penyuluh KB se-Kota Bontang.

Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala Bidang P4, Azidah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keakuratan data di lapangan merupakan pilar utama agar program intervensi yang dirancang pemerintah bisa berjalan tepat sasaran di setiap wilayah rukun tetangga (RT).

“Peran kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) sangat vital dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Melalui pendampingan keluarga yang berbasis data valid dan intervensi yang tepat sasaran, kita bersama-sama dapat mengejar target Bontang bebas stunting,” ujar Azidah.

Guna menunjang akurasi kerja di lapangan, DP3AKB menghadirkan para narasumber kompeten seperti Andik Dwi Rianto, Leolin Indriani, Siwiting, Siti M. Fitriani, serta para Penyuluh KB (PKB). Materi pelatihan difokuskan pada penguasaan instrumen digital mutakhir, mulai dari Aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil), verifikasi dan validasi (verval) data Keluarga Berisiko Stunting (KRS), hingga pengisian data K0 TPK.

Penyampaian materi taktis ini disesuaikan dengan kebutuhan berkala di tiga kecamatan: Bontang Selatan: Fokus pada penggunaan Aplikasi Elsimil dan teknis verval data KRS bersama narasumber Siwiting dan Jana. Bontang Utara: Membahas Aplikasi Elsimil, verval KRS, serta pengisian data kelembagaan K0 TPK bersama Siwiting dan Zubair. Bontang Barat: Mengupas tuntas pemanfaatan Elsimil, data KRS, hingga korelasi gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama narasumber Andik, Leolin, dan Fitri.

Melalui penguatan kapasitas yang terstruktur dan berbasis digital ini, DP3AKB Kota Bontang optimis seluruh kader TPK dapat mengoptimalkan fungsi pengawasan dan edukasi di masyarakat. Sinergi ini diharapkan menjadi akselerator nyata dalam mewujudkan generasi masa depan Bontang yang sehat, unggul, dan bebas stunting. (Adv)

Editor : Redaksi