KLAUSAMEDIA.COM, BONTANG — Catatan strategis mewarnai jalannya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Kota Bontang. Fraksi Golongan Karya (Golkar) mendorong pemerintah daerah untuk melipatgandakan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sembari mempercepat penanganan masalah pengangguran dan kemiskinan di Kota Taman.
Sikap politik tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi Golkar DPRD Bontang, Rustam, dalam pemaparannya pada Rabu (17/6/2026). Ia menekankan bahwa efektivitas alokasi anggaran daerah wajib diukur dari sejauh mana dampaknya terasa langsung pada tingkat kesejahte
“Fraksi Golkar menggarisbawahi bahwa setiap kebijakan belanja daerah harus tegak lurus pada upaya penguatan ekonomi rakyat dan peningkatan mutu layanan publik. Di saat yang sama, prinsip transparansi serta akuntabilitas tata kelola keuangan daerah wajib dipertahankan,” tegas Rustam.
Guna menjaga ketahanan fiskal daerah, Golkar mendesak Pemkot Bontang tidak berpuas diri dengan capaian PAD saat ini. Eksekutif diminta menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif agar mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memperluas lapangan usaha baru.
Merespons pandangan umum fraksi tersebut, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melalui Wakil Wali Kota Agus Haris menyampaikan apresiasinya dalam persidangan DPRD, Kamis (18/6/2026). Agus Haris menyambut positif masukan kritis tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga tren kinerja positif daerah.
“Pemerintah Kota Bontang menyampaikan terima kasih atas apresiasi terhadap pertumbuhan realisasi PAD yang melampaui capaian tahun sebelumnya. Kami juga mengapresiasi perhatian dewan terhadap upaya penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan angka kemiskinan, serta komitmen menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan,” ujar Agus Haris.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah sepakat dengan deretan usulan strategis yang diajukan legislatif untuk memperkuat daya saing kota.
“Saran yang disampaikan Fraksi Golkar menjadi catatan penting bagi kami. Dukungan dan sinergi dari pihak legislatif sangat kami harapkan agar program-program prioritas pembangunan dapat terealisasi secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Bontang,” tutupnya. (Adv)
Editor : Redaksi

