Site icon KLAUSAMEDIA

DPRD Bontang Usul Sebagian Retribusi Bontang Kuala Dialokasikan untuk Pelaku Seni

KLAUSAMEDIA.COM, BONTANG — Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi, mengusulkan agar sebagian hasil retribusi masuk kawasan wisata Bontang Kuala disisihkan untuk mendukung para pelaku seni dan sanggar lokal.

Langkah ini dinilai penting agar pengembangan potensi wisata pesisir tersebut berjalan seiring dengan pembinaan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya daerah.

“Mungkin dari hasil retribusi masuk BK bisa dialihkan sedikit untuk mendukung sineas dan pelaku seni kita,” ujar Winardi.

Menurutnya, dukungan pendanaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali panggung pertunjukan di Bontang Kuala. Ia mendorong Lembaga Adat Kutai Bontang Kuala membuka ruang pentas rutin setiap akhir pekan, khususnya pada Sabtu dan Minggu, bagi anak-anak muda serta komunitas kreatif lokal.

Selama ini, Winardi menilai banyak karya seni modern maupun koreografi tradisional generasi muda Bontang yang bagus namun minim ruang untuk tampil di depan publik. Kehadiran pentas rutin di kawasan wisata dinilai menjadi solusi tepat untuk mengapresiasi karya mereka sekaligus memikat daya tarik wisatawan.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif lembaga adat agar tidak sekadar menjaga kelestarian budaya dalam bentuk wacana atau simbol tertulis semata, melainkan melalui kerja nyata di lapangan.

“Lembaga adat bukan hanya bicara pelestarian di atas kertas, tapi bagaimana budaya itu benar-benar ada di depan mata dan dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Melalui pengalokasian sebagian retribusi ini, DPRD Kota Bontang berharap sanggar dan komunitas seni lokal dapat terus berkembang secara mandiri, sembari memperkuat daya tarik destinasi wisata Bontang Kuala.

(*)

 

Editor : Redaksi