KLAUSAMEDIA, Bontang — Selain meninjau penyaluran perlengkapan siswa, Komisi A DPRD Kota Bontang memanfaatkan agenda kunjungan kerja ke SDN 002 Bontang Selatan pada Senin (10/8/2026) untuk membedah pola pembelajaran shift pagi dan siang.
Langkah ini dilakukan guna memetakan kebutuhan riil sarana-prasarana serta dinamika Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lapangan secara langsung.
Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, menjelaskan bahwa jajarannya ingin memastikan seluruh program strategis Pemerintah Kota Bontang—termasuk bantuan seragam, sepatu, tas, dan buku—berjalan selaras dengan kondisi objektif sekolah.
“Kami mendalami langsung penerapannya di lapangan, termasuk bagaimana pengelolaan sistem pembelajaran yang terbagi menjadi kelas pagi dan siang. Kami ingin memahami secara detail mekanisme pelaksanaannya,” kata Heri.
Heri menambahkan, SDN 002 Bontang Selatan merupakan sekolah ketiga yang menjadi sampel dalam rangkaian survei evaluasi pendidikan di Kota Bontang. Seluruh data dan masukan yang terhimpun akan dijadikan bahan telaah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang serta instansi terkait di tingkat pusat.
“Ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan kami untuk menyerap berbagai aspirasi maupun kendala yang dihadapi pihak sekolah. Seluruh temuan ini akan kami bawa ke meja rapat kerja bersama Disdikbud agar mendapat solusi konkret,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Heri Keswanto hadir bersama jajaran anggota Komisi A DPRD Bontang lainnya, yakni Saiful Rizal, Muhammad Yusuf, dan Aloysius Roni. (*)
Editor : Redaksi

