KLAUSAMEDIA — Peningkatan Pendapatan Asli Daerah terus dipacu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalimantan Timur. PT Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera (Perseroda) BUMD Kaltim pun resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama bisnis dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama PKT Rafli Yandra, Komisaris PKT Azis Samual, Direktur Utama PT BKS yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi (Forkom) BUMD Kaltim Nidya Listiyono, serta Direktur Operasional PT BKS Adi Agustiawarman. Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud turut hadir menyaksikan langsung momen strategis ini bersama jajaran Pemprov Kaltim.
Kolaborasi BUMD-BUMN ini menjadi pintu masuk bagi ekspansi bisnis PT BKS di Kaltim. Kerja sama ini diharapkan segera berlanjut ke tahap aksi nyata demi memberi dampak positif bagi pembangunan daerah.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh Pak Gubernur. Sinergi ini ditargetkan mampu membuka peluang bisnis baru yang berdampak langsung pada peningkatan PAD Kaltim,” ujar Nidya Listiyono.
Nidya Listiyono menyampaikan pesan Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud agar seluruh BUMD di Kaltim tidak berjalan di tempat, melainkan aktif membangun jaringan bisnis dengan BUMN maupun swasta guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Melalui kerja sama ini, BUMD Kaltim diharapkan tidak hanya memperkuat posisi bisnisnya, tetapi juga berkontribusi aktif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Timur.
“Kerja sama ini sekaligus menjadi pemicu bagi BUMD lain di Kaltim untuk segera menyusul membangun kolaborasi serupa,” Nidya Listiyono.

