KLAUSANEWS, Bontang – Diberi rentang waktu sepekan untuk pindah, hari ke-3 Pedagang Ikan Taman Citra Mas Lok Tuan masih bertahan di pasar Lama dan tetap menolak untuk menempati pasar baru lantaran ukuran lapak yang tak sesuai dengan kebutuhan pedagang ikan.
Berdasarkan pantauan redaksi klausabontang.news hampir seluruh pedagang masih menempati pasar lama, terkhusus untuk pedagang ikan segar dan pedagang ikan asin, proses jual-beli antara pedagang dan pembeli masih terus berlangsung tanpa berbenah untuk menempati pasar baru, mengingat pedagang hanya diberi tenggat waktu tujuh hari kedepan (per 18 Juli 2022) untuk segera mengosongkan lapak lama dan pindah ke lapak baru.
Asdar (54) salah seorang pedagang ikan segar sekaligus pedagang sayur-mayur menyebutkan lapak yang baru kurang lebih memiliki lebar 80 m, menurutnya ukuran segitu sangat kecil. Terkait surat edaran, ia mengaku mendapatkan surat edaran sudah dari dua hari yang lalu, tepatnya Senin (18/07/2022) surat edaran ini sebagai bentuk himbauan untuk segera pindah dan menempati pasar yang baru, ia menyebutkan dalam surat edaran ini memuat informasi terkait ukuran lapak pedagang ikan yang nantinya akan ditempati.
“ Kemarin kami ada dibagikan surat edaran terkait himbauan untuk segera pindah ke pasar baru, menempati lapak sesuai nomor kami. Kalau dari saya pribadi menolak untuk pindah, tetapi dilihat untuk tujuh hari kedepan menunggu dari kesepakatan temen-temen pedagang ikan yang lain, jika nantinya sepakat untuk pindah ke pasar yang baru, saya akan ikut pindah, mau tidak mau, “ ucapnya.
Senada, Nanto (52) salah seorang pedagan ikan asin juga mengeluhkan mengenai ukuran lapak yang tidak sesuai, lantaran nantinya pedagang ikan segar dengan pedagang ikan asin nanti akan disatukan di pasar yang baru.
“Kalau lapak yang di pasar baru ini, baru dua macam sayuran yang dipajang sudah penuh lapaknya,” katanya.
Reporter: Octa Fadillah
Editor : APL




