Minim Perhatian, Jembatan di RT 07 Kanaan Rusak Parah, tapi Tetap Dilalui Warga

KLAUSANEWS – Jembatan di Gang Damai 9 RT 07 Kelurahan Kanaan sangat memprihatinkan, kondisinya rusak parah. Tiang – tiang penyanggah tidak lagi berdiri sempurnah, tapi miring, nyaris roboh. Sementara lantai papan jembatan banyak terlepas dan bolong. Padahal jembatan ini menjadi akses jalan pintas yang selalu digunakan warga sebagai penghubung wilayah Kanaan dengan sebagian Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat.

Marten Tanduk, Ketua RT 07 Kelurahan Kanaan mengeluhkan, jembatan yang sudah berdiri puluhan tahun ini, sudah sering diajukan ke Pemerintah agar segera diperbaiki, namun hingga saat ini belum ada aksi dari Pemerintah. Padahal berulang kali diajukan saat Musrenbang.

“ Kondisi jembatan sudah sangat mengkhawatirkan, sudah banyak bolong. Padahal warga sehari – hari lewat sini (jembatan) ada anak sekolah, orang mau ke gereja atau ke masjid, semua lewat sini. Soalnya kalau lewat jalan utama, jauh, harus mutar dulu. Sudah kita ajukan berkali – kali di Musrenbang. Ini (jembatan) cuma ramai dibahas kalau mendekati Pemilu,” jelasnya.

Marten berharap, tahun 2022 ini, ada perhatian dari semua pihak agar jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar sekira 3 meter tersebut bisa mulai diperbaiki.

”Makanya kami berharap jembatan ini segera diperhatikan oleh pemerintah karena menjadi akses penting bagi masyarakat sekitar, khususnya warga saya, RT 07,” katanya, Senin (13/06/2022).

Disamping itu, Marten juga mengatakan sebenarnya sudah capek dan bosan setiap ada anggota dewan atau orang pemerintahan yang berkunjung untuk mensurvei jembatan ini, lantaran tidak adanya tindak lanjutan untuk membangun jembatan baru.

“ Saya sudah bosan rasanya mba, ditanya terus perihal jembatan ini, ini bukan pertama kalinya orang-orang pemerintah datang untuk melihat kondisi jembatan ini, tetapi sudah sering, namun belum ada pembahasan kapan akan dibangun jembatan baru disini, sebenarnya tidak perlu diganti, diperbaiki saja kami sudah cukup senang, karena kami jadi tidak takut lagi untuk melintas diatas jembatan ini, ” keluh Marten saat ditemui redaksi klausabontang.news Senin pagi (13/06/2022).

Sementara itu anggota Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik, mengatakan dirinya akan ikut mengawal usulan perbaikan jembatan Gang Damai 9 itu pada usulan Musrenbang.

“ Saya ikut kawal, dan memang sepengetahuan saya sudah masuk di Musrenbang Kecamatan Barat,” jelasnya saat meninjau langsung kondisi jembatan (13/6/2022).

Ditambahkan, Amir Tosina, dinas terkait harus segera melakukan perbaikan atau membangun jembatan baru, agar kerusakan tidak makin parah, ia juga menyebutkan setidaknya tahun ini (2022) sudah harus ada perbaikan jembatan di RT 07 ini.

“ Perihal jembatan rusak ini sudah sering kami sampaikan saat Musrenbang, harusnya ini menjadi perhatian khusus pemerintah untuk segera diperbaiki, setidaknya tahun ini sudah ada rencana mau diperbaiki guna menghindari kerusakan yang makin parah,” pungkas Ketua Komisi III DPRD Bontang .

Di konfirmasi, Camat Bontang Barat, Anwar Sadat membenarkan, perbaikan jembatan tersebut sudah masuk ke Musrenbang tingkat Kota. Hanya menunggu hasilnya.

“ Untuk jadwal pembangunan belum bisa dipastikan, akan tetapi perihal jembatan ini sudah masuk di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang ) dan akan kami utamakan, kita kawal terus sampai tingkat Kota,” jawabnya.

Reporter : octa Fadilah
Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply