TPA Baru Kutim Segera Hadir, Batota di Ambang Batas

KLAUSAMEDIA, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bergerak cepat menyiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru.

Hal ini dikarenakan TPA Batota di Sangatta telah mencapai ambang batas daya tampung, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan volume limbah domestik.

“TPA Batota sudah tidak mampu menampung lagi, kita harus segera mencari solusi,” tegas Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aji Wijaya Efendi.

Pemerintah tengah mencari lahan dengan luasan 25 hektare untuk TPA baru, karena direncanakan tempat pembuangan sampah tersebut dibuat lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kutim sedang menuju sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan,” tambah Aji Wijaya Efendi.

TPA baru ini diharapkan dapat menampung limbah domestik dengan lebih efektif dan efisien, serta mengurangi dampak lingkungan yang negatif.

Aji Wijaya Efendi juga menjelaskan bahwa TPA baru ini akan dilengkapi dengan teknologi pengolahan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Saat ini dengan beberapa pihak Pemerintah daerah lewat DLH Kutim juga tengah melakukan survei dan identifikasi lokasi untuk TPA baru ini.

“Prosesnya sedang berjalan kita lagi mempertimbangkan beberapa lokasi,” kata Aji Wijaya Efendi.

Rencananya TPA baru ini, Kutim akan memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan demikian, Kutim akan menjadi lebih bersih dan sehat, serta memiliki lingkungan yang lebih baik.

Saat ini TPA Batota, yang selama bertahun-tahun menjadi pusat penampungan sampah utama, kini tak lagi memadai. Selain kapasitas yang hampir penuh, kondisi lingkungannya dinilai tak layak dan lokasinya berbatasan langsung dengan wilayah konsesi pertambangan. (ADV)

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply