KLAUSAMEDIA, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mempertegas komitmennya dalam menjaga, merawat, dan menjamin kemerdekaan serta kerukunan umat beragama di Kota Taman. Komitmen kebangsaan tersebut ditegaskan kembali oleh Wali Kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, saat menghadiri perayaan syukur HUT ke-45 Gereja Toraja Jemaat Kanaan di Kecamatan Bontang Barat, Sabtu (25/4/2026).
Di hadapan ratusan jemaat dan tokoh lintas agama setempat, Wali Kota Neni menyampaikan bahwa keberagaman suku dan agama di Bontang merupakan kekayaan tak ternilai yang wajib dijaga bersama melalui sikap saling menghormati.
“Perayaan ini bukan hanya bentuk rasa syukur internal jemaat, tetapi juga merupakan momentum berharga bagi kita semua untuk memperkuat nilai kasih, harmoni, dan toleransi beragama agar kehidupan bermasyarakat di Kota Bontang tetap rukun, aman, dan damai,” ujar Wali Kota Neni dalam sambutannya.
Wali Kota Neni juga memberikan pujian tinggi atas kesadaran sosiologis masyarakat Kanaan yang sukses mempertahankan status wilayah kondusif tanpa catatan kasus kriminalitas selama sepuluh tahun terakhir.
Prestasi lingkungan tersebut menjadi contoh autentik bagi wilayah lain bahwa tingkat toleransi beragama yang tinggi dan kepedulian antarwarga merupakan kunci utama dalam menciptakan stabilitas keamanan daerah.
Melalui momentum HUT gereja ini, Pemkot Bontang berharap ikatan sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan seluruh lapisan masyarakat dapat semakin kokoh guna bersama-sama menyukseskan pembangunan Bontang yang inklusif, maju, dan berkelanjutan. (Adv)
Editor : Redaksi




