Cegah Longsor Susulan di Kanaan, DPRD Bontang Minta Pemkot Bangun Drainase

KLAUSAMEDIA.COM, Bontang – Komisi C DPRD Bontang mendorong pembuatan saluran drainase permanen di kawasan Kampung Timur RT 01, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat. Infrastruktur ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang krusial untuk menghentikan bencana longsor yang terus berulang di Jalan Nusantara.

Sikap tegas tersebut mengemuka sewaktu jajaran Komisi C DPRD Bontang turun langsung menginspeksi titik terdampak bersama dinas terkait pada Senin (6/7/2026).

Sekretaris Komisi C DPRD Bontang, Joni Alla Padang, menyebutkan bahwa alokasi pembangunan drainase permanen ini bakal diperjuangkan dalam pembahasan anggaran mendatang agar dapat masuk dalam skema APBD 2027.

Ia menilai perbaikan yang dikerjakan selama ini sifatnya sebatas penanganan darurat, sehingga gagal menyentuh akar masalah. Maka dari itu, pengadaan drainase permanen sangat mendesak demi memutus serta mengarahkan alir debit air dari area bekas galian C.

“Langkah penanganan di lokasi ni mesti dituntaskan secara permanen. Kami di dewan akan mengawal pengusulan perencanaannya dalam agenda pembahasan anggaran, sehingga pengerjaan fisiknya bisa dieksekusi pada 2027,” tegas Joni.

Joni memaparkan, konsep drainase permanen ini dibuat untuk memecah alur limpasan air ke beberapa titik pembuangan baru. Cara ini diyakini mampu mencegah penumpukan volume air ke arah Jalan Nusantara, sekaligus menekan ancaman longsor maupun luapan banjir di sekitar pemukiman warga.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Disperkim Kota Bontang, Anwar, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik di lapangan siap dieksekusi begitu kejelasan legalitas lahan yang terlintasi proyek tuntas.

“Begitu urusan pembebasan atau kejelasan lahannya rampung, kami siap menerjunkan tim untuk pelaksanaan fisik. Estimasi alokasi dana yang dibutuhkan untuk saluran drainase permanen ini berada di kisaran Rp2 miliar,” terang Anwar. (*)

Editor : Redaksi 

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply