Pembukaan Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Hutapea Usung Budaya Bali-Batak

KLAUSAMEDIA — Pembawa bendera Kontingen Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan Daniel Hutapea, akan mengenakan busana berunsur budaya Bali dan Batak Toba pada upacara pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Saya sangat bangga, apalagi yang saya kenakan adalah baju adat Bali, yang juga merupakan bagian dari identitas dan budaya saya. Bisa membawa budaya Bali dan Indonesia ke panggung Asian Games adalah sebuah kehormatan bagi saya,” ujar Ayu.

Atlet basket berusia 27 tahun tersebut akan mengenakan busana dengan sentuhan budaya Bali saat membawa bendera Merah Putih bersama Daniel dalam defile Kontingen Indonesia di Paloma Mizuho Stadium, Sabtu (19/9/2026).

Sentuhan budaya Bali pada busana tersebut antara lain ditampilkan melalui sulaman emas yang terinspirasi dari ukiran dan ornamen tradisional Bali.

Sementara itu, Daniel akan mengenakan busana dengan unsur budaya Batak Toba. Atlet karate nomor kumite +84 kilogram itu mengatakan unsur tersebut membuatnya semakin bangga menjalani tugas sebagai flag bearer.

“Pastinya sangat bangga dan senang. Ini di luar ekspektasi saya bisa terpilih menjadi flag bearer, dan baju yang saya pakai juga ada unsur Bataknya, yang merupakan suku asli saya,” kata Daniel.

Tema Harmony in Diversity

Pebasket putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, didaulat menjadi pembawa bendera merah putih bersama atlet karate, Daniel Hutapea, saat upacara pembukaan Asian Games 2026, Sabtu (19/9/2027). (NOC Indonesia)

Busana kedua flag bearer tersebut merupakan bagian dari koleksi Tim Indonesia hasil kolaborasi Ghea Fashion Studio dan Sarinah dengan mengusung tema “Harmony in Diversity”.

Selain pada busana flag bearer, motif Gorga khas Batak juga diterapkan pada jersey resmi yang dikenakan sekitar 50 atlet saat defile.

Motif tersebut turut digunakan pada apparel Kontingen Indonesia dan tim Chef de Mission (CdM), serta kebaya yang dipadukan dengan kain Ulos asli.

Penggunaan elemen Gorga, Ulos, dan ornamen Bali tersebut menjadi bagian dari upaya menampilkan keragaman budaya Indonesia dalam identitas visual Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Ghea Fashion Studio merupakan label yang didirikan desainer Ghea Panggabean yang dikenal mengangkat tekstil dan budaya Nusantara dalam karya busananya.

Kolaborasi dengan Sarinah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas Indonesia melalui olahraga, budaya, wastra, dan karya kreatif anak bangsa di panggung internasional.

Sumber: liputan6.com| Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply