Bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka, Siswa Belajar Karakteristik Lokal

KLAUSANEWS, Sangatta – Tarian Dayak salah satu tarian lokal yang bisa masuk dalam pelajaran muatan lokal untuk mendukung kurikulum merdekaSalah satu bentuk implementasi kurikulum merdeka yakni peserta didik diberi fasilitas belajar karakteristik budaya lokal.

Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Kutai Timur (Kutim), Irma Yuwinda mengatakan bahwa sekolah dapat menambahkan muatan lokal yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kearifan lokal atau karakteristik daerahnya.

“Pendidikan itu kan berakar pada budaya bangsa, artinya semua kondisi budaya dan karakteristik daerah itu punya ruang yang cukup luas di dalam kurikulum merdeka,” ujarnya saat ditemui, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, kearifan lokal terkait dengan karakter dalam profil pelajar Pancasila.

“Yaitu berkebinekaan global, di mana generasi Indonesia bisa mengangkat keberagaman daerah menjadi suatu keunggulan lokal dan bisa mengglobal dengan keunggulan lokal tersebut, jadi ada rasa bangga dengan potensi lokalnya, bisa mengembangkannya dan mengeksplornya, bahkan anak-anak bisa mengglobal dengan keunggulan lokal yang dimiliki,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan kearifan lokal bisa dimasukkan di setiap Sekolah melalui tiga opsi, yakni :

  1. Pertama, mengembangkan muatan lokal menjadi mata pelajaran sendiri.
  2. Kedua, mengintegrasikan muatan lokal ke dalam seluruh mata pelajaran.
  3. Ketiga, melalui proyek penguatan profil pelajar Pancasila.

“Jadi setiap sekolah punya ruang yang cukup besar untuk mengangkat kearifan lokal dan budaya lokal,” tuturnya.(ADV/DISIDKBUDKALTIM)

Reporter : Octa
Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply