KLAUSANEWS, Bontang – Kunjungan posyandu di Kota Bontang terbilang rendah. Ketua PKK Kota Bontang meminta untuk setiap posyandu menyediakan permainan anak – anak sebagai daya tarik agar orang tua dan anak semangat ke posyandu.
Ketua PKK Hapidah mengatakan, dari data yang didapat rata-rata kunjungan ke posyandu tidak sampai 60 persen hanya sekitar 50 persen saja, padahal dengan kunjungan ke posyandu dapat mencegah terjadinya stunting pada anak.
“Untuk pemantauan stunting yang paling tepat adalah di posyandu, hanya saja kekurangan kita saat ini, jumlah bayi dan balita yang datang ke posyandu sangat kurang, padahal dalam menekan angka stunting pada anak, orang tua harus memantau kesehatan dan perkembangan anak sejak masih dalam kandungan,” ucapnya saat ditemui oleh redaksi klausabontang.news, Kamis (22/6/2023).
Dalam hal ini untuk menaikkan angka kunjungan ke posyandu, Ketua PKK Kota Bontang Hapidah meminta agar setiap posyandu menyediakan sesuatu yang menarik anak-anak dengan menyediakan permainan anak, misalnya seperti odong- odong.
“Saya minta tiap posyandu bisa menyediakan permainan anak- anak misalnya seperti odong – odong, karena dulu pernah ada yang melakukan aksi perubahan dengan menyediakan odong – odong di posyandu dan jumlah kunjungannya hampir mencapai 100 persen bayi dan balita yang datang, karena itu bisa menjadi daya tarik agar anak-anak mau mengunjungi posyandu,” ucap Hapidah.
Ia juga mengatakan, dari upaya ini kita bisa melakukan pemantauan stunting yang kita dapatkan dari posyandu, sehingga bisa menekan angka stunting, karena jika stunting itu diketahui sejak dini kita masih bisa melakukan pencegahan, tetapi jika stunting pada balita yang sudah berumur 2 tahun baru diketahui, maka akan sulit untuk penyembuhannya.
Diakhir Ketua PKK Kota Bontang Hapidah mengimbau untuk menekan angka stunting pada anak, orang tua harus lebih memperhatikan kebersihan, pola asuh pada anak dan jangan sampai lupa untuk selalu memeriksakan kesehatan dan perkembangan anak sejak dini ke posyandu.
Reporter : Yulia.C
Editor : APL




