Tahun 2023, 140 Orang di Bontang Menderita HIV/AIDS

KLAUSANEWS, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang mencatat penderita HIV/AIDS di Kota Bontang hingga akhir tahun 2023 mencapai 140 orang.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Bontang, Nurilham Ahmad mengatakan kasus penderita HIV/AIDS sudah menembus 112 pada HIV dan 28 pada AIDS periode Januari hingga November 2023.

“Yang rentan tertular HIV/AIDS yaitu yang memiliki riwayat TB, Infeksi Menular Seksual (IMS), ibu hamil, dan warga binaan pemasyarakatan. Pemeriksaan biasanya dilakukan setiap setahun sekali,” ucap Nurilham.

Dirinya juga mengatakan screening rutin yang dilakukan Dinas Kesehatan Bontang bertujuan untuk melihat tingkat kenaikan atau penurunan kasus HIV/AIDS.

“Kita (Dinkes) akan melakukan screening orang sebanyak-banyaknya ketika pihak Dinkes belum mendapatkan kasus HIV/AIDS bukan berarti kasus ini dikatakan menurun, kami (Dinkes) juga memiliki target orang yang memiliki faktor risiko, yang tidak memiliki risiko kami pastikan diperiksa,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan kasus HIV didominasi penderita kelompok umur 25 hingga 49 tahun dengan jenis kelamin laki- laki.

“Kelompok umur yang lebih rentan pada umur 25 hingga 49 tahun, berjumlah 80 kasus dan tingkat jenis kelamin sebesar 76 persen laki – laki,” paparnya.

Di akhir wawancara ia menjelaskan mengenai cara penanganan HIV/AIDS dengan melakukan pengobatan Antiretroviral (ARV). Fungsinya untuk mengurangi risiko penularan HIV, menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak teridentifikasi serta fungsi lainnya yang mampu membantu penanganan penderita HIV/AIDS.

“Orang yang kita dapati tertular HIV/AIDS daya tahan tubuh pasti lemah sedapat mungkin ketika ada yang tertular kita (Dinkes) langsung lakukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) sehingga penyakit ringan yang rentan tidak mudah untuk masuk”, tutupnya.

Reporter : Desty NA
Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply