Satimpo Dikepung Banjir Lokal dan Kiriman, 166 Rumah Terdampak

KLAUSAMEDIA, Bontang – Hujan deras yang mengguyur Bontang sejak Minggu (6/4/2025) dini hari mengakibatkan 166 rumah di Kelurahan Satimpo terendam banjir. Air mulai naik sejak pukul 04.30 WITA.

Lurah Satimpo, Maryono, menjelaskan banjir lokal terjadi di empat RT, dengan rincian RT 25 sebanyak 101 rumah, RT 24 sebanyak 30 rumah, RT 23 sebanyak 8 rumah, dan RT 22 sebanyak 10 rumah. Sementara banjir kiriman dari wilayah lain menyebabkan 17 rumah di RT 21 turut terdampak.

“Alhamdulillah sudah surut kemarin sore dan tidak ada warga yang harus diungsikan. Sangat banyak yang terkena banjir ini sekitar 166 rumah di Satimpo,” ungkapnya kepada redaksi, Senin (7/4/2025).

Menurutnya, curah hujan tinggi dan keterbatasan kapasitas drainase menjadi faktor utama naiknya air ke permukiman warga di Satimpo.

“Daya tampung drainase HM Ardans tidak cukup karena curah hujan tinggi dan belum ada pelebaran drainase dari Simpang 4 Pisangan ke Sungai Dahlia,” tuturnya.

Ia menambahkan, para warga terdampak telah menerima bantuan dari berbagai pihak, termasuk makanan siap saji.

“Ada dapat bantuan makanan matang, dari berbagai donatur dan dari PT Badak LNG,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ryfah
Editor: Aisyah

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply