KLAUSAMEDIA, Kutim – Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa Rukun Tetangga (RT) adalah jantung pembangunan di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat kapasitas RT sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan.
“RT adalah perpanjangan tangan pemerintah yang paling paham kondisi lingkungan dan warganya,” kata Ardiansyah di Sangatta, Rabu (03/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa program penguatan kapasitas RT telah berjalan secara bertahap dan akan terus dilanjutkan pada tahun depan.
Ardiansyah menilai penguatan kapasitas RT menjadi kunci agar dapat menjalankan fungsi pelayanan, pendataan, dan koordinasi pembangunan secara lebih optimal.
“Pemerintah daerah membutuhkan data yang akurat dari RT untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” tegasnya.
Dalam upaya pemerataan distribusi bantuan sarana dan kapasitas RT, Ardiansyah memastikan bahwa masih terdapat delapan desa yang belum menerima dukungan operasional, termasuk motor dinas RT.
“Tahun depan insyaallah kita selesaikan delapan desa yang belum,” katanya.
Selain desa, ia menargetkan penyelesaian program penguatan kapasitas juga menyentuh seluruh kelurahan pada periode yang sama. Dengan demikian, Kutim siap menuju pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan. (ADV)





